SuaraPantura.com - Rian Mahendra Direktur Operasional PO Haryanto yang juga putra sulung H. Haryanto pendiri PO Haryanto mengungkapkan alasan perusahaannya tidak menerima karyawan non muslim.
Rian Mahendra menjelaskan PO Haryanto yang didirikan oleh ayahnya tahun 2002 silam merupakan jalan taubat bagi H. Haryanto.
"Jadi ketika Allah memberikan beliau (H. Haryanto-red) kesempatan lagi untuk punya modal beli 5 unit non-AC, sama beliau dijadikan perusahaan ini sebagai jalan taubat," jelasnya seperti dikutip dari channel YouTube Coach Yudi Chandra yang diunggah 25 Mei 2021 lalu.
Ia mengatakan karena menjadi jalan taubat itulah PO Haryanto setiap tahun memberangkatkan umrah, membangun masjid dan memiliki anak yatim asuh 5.361 anak.
"Pak Haji memang benar-benar sudah menghibahkan hidup beliau untuk jalan Allah. Dulu pernah dikasih kesempatan foya-foya, seneng-seneng kemudian bangkrut. Jadi setelah dikasih kesempatan lagi, semuanya dikembalikan kepada Allah," ungkap Rian panggilan akrab Rian Mahendra.
Bahkan dari penuturan Rian, H. Haryanto sejak 2001 tidak pernah berhenti puasa hingga hari ini, terkecuali pada hari-hari tertentu yang memang tidak diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Rian melanjutkan, PO Haryanto dijadikan oleh ayahnya sebagai sarana untuk berjuang di jalan Allah sehingga perusahaannya tidak menerima karyawan non muslim.
"Perusahaan ini memang visi dan misinya untuk itu (berjuang di jalan Allah-red), makanya kita minta maaf banget kalau perusahaan ini nggak bisa nerima karyawan yang non muslim," tutur Rian Mahendra.
Rian mengatakan alasan hal tersebut karena tidak mungkin mengajak non muslim untuk bersama-sama berjuang di jalan Allah.
"Kita kan nggak mungkin mengajak orang yang keyakinannya beda buat memperjuangkan keyakinan kita. Saya minta toleransinya untuk itu, karena konsep perusahaan ini memang beda," kata Rian.***