Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kapolres Banjarnegara Jemput Nuzailla, Bocah 17 Bulan Penderita Tumor Mata Sebesar Bola Tenis

Dedy Agustyan•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Raut wajah keluarga Sutrisno (33) dan Rustini (32) tampak terharu ketika rombongan Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto SIK, MH bersama istri dr. Enny Probosari, M.Si., MED, Sp.GK (K) tiba dirumahnya di Desa Pesantren RT 01 RW 5 Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara.

Kedatangan Kapolres dan rombongan ke rumah bapak Sutrisno untuk silaturahmi, memberikan bantuan sosial dan mengajak anaknya yang bernama Nuzailla Qonita yang kini berusia 17 bulan untuk berobat.

Nuzailla Qonita menderita penyakit Retinoblastoma atau tumor mata di mata kanannya, sudah setahun lebih sejak ia usia berusia 4 bulan, tumor tersebut besarnya saat ini sekitar ukuran bola tenis lapangan.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto SIK, MH menceritakan, awalnya ia menerima informasi dari relawan warga masyarakat bahwa ada salah satu warga di Desa Pesantren Kecamatan Wanayasa menderita kanker mata.

"Setelah kami menerima informasi tersebut, kemudian kami cek dan ternyata benar," katanya, Jum'at (4/3/2022).

Emas Softball Putra Porprov Jateng 2026 Bertahan di Semarang, Surakarta Raih Perak
Baca Juga · Jateng Pantura
Emas Softball Putra Porprov Jateng 2026 Bertahan di Semarang, Surakarta Raih Perak

Kapolres mengatakan, rekam jejak medis, dia sudah pernah dibawa ke sejumlah rumah sakit besar di Djogjakarta dan Purwokerto.

"Saran dokter menyampaikan agar dilakukan operasi dan dua matanya diambil," ujarnya.

Meski begitu, kata AKBP Hendri, orang tua
Nuzailla tidak ingin kedua mata anaknya diambil dua-duanya.

"Maka sejak itu, kedua orang tuanya membawa Nuzailla ke pengobatan alternatif, tuturnya.

Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng
Baca Juga · Jateng Pantura
Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng

Melihat kondisi tumor mata Nuzailla yang semakin membesar, kata dia, pihaknya berusaha membujuk agar Nuzailla diizinkan dilakukan operasi. Setelah tim memberikan pemahaman agar anaknya boleh dioperasi, akhirnya orang tua yakin dan optimis bila mana anaknya dilakukan tindakan medis di RSI Banjarnegara.

"Dari Polres dan RSI ada kepedulian, memberikan edukasi kepada orang tua, bahwa harus ada ikhtiar usaha agar bisa sembuh, setelah diberi pengertian, akhirnya keluarga mengizinkan," tuturnya.

Lanjut AKPB Hendri, setelah diberikan izin, akhirnya pihaknya menjemput Nuzailla dirumahnya, karena kalo dibiarkan kasian anaknya, sehingga harus dilakukan operasi.

"Saya bersama istri dan rombongan menjemput langsung, Nuzailla saya gendong ke ambulan, lalu dibawa ke RSI Banjarnegara," tutur dia.

KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah
Baca Juga · Jateng Pantura
KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah

Menurut dia, setelah dibawa ke RSI maka tahap pertama dilakukan pemeriksaan awal, kemudia CT scan.

"Diperiksa dokter anak, dokter mata maupun dokter bedah, setelah keluar hasilnya maka dilakukan tindakan medis," katanya.

Kapolres berharap, usaha untuk membantu Nuzailla akan berhasil.

"Semoga usaha ini dimudahkan, sehingga operasi tumor mata Nuzailla berhasil," pungkasnya.***

Tags:
#kegiatan sosial#tumor#kapolres banjarnegara akbp hendri yulianto
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…