SuaraPantura.com - Banjir Rob tak hanya rendam Semarang saja namun juga terjadi di Pemalang, Jawa Tengah.
Ribuan rumah di wilayah Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang terendam banjir rob tersebut.
Terkait banjir rob di Kabupaten Pemalang tersebut, Komandan Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) Pemalang, Erwin Ediyanto Era Praja mengatakan jajarannya mengerahkan sukarelawan untuk membantu masyarakat yang terdampak rob.
"Di Desa Blendung Kecamatan Ulujami ada ribuan yang terdampak,"kata Erwin.
Warga yang terdampak lanjut dia ada yang terpaksa meninggalkan rumah lantaran tinggi rob yang merendam rumah mereka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Sugiyanto, mengatakan, saat ini tercatat ada 8 desa di Kecamatan Ulujami yang terdampak banjir rob.
“Ada 8 desa yang terdampak yaitu Pesantren, Mojo, Ketapang, Kaliprau, Tasikrejo, Blendung, Kertosari, Limbangan.” jelasnya, Selasa 24 Mei 2022.
Banjir rob ini terjadi sejak Minggu 22 Mei 2022 lalu. Kondisi banjir paling parah terjadi di Desa Pesantren dengan ketinggian air mencapai 80 sampai 100 sentimeter.
“Paling rendah di Desa Kertosari 20 sentimeter, sedangkan yang lainnya 30 sampai 50 sentimeter. Mayoritas status air masih menggenang” kata Sugiyanto.
Dapur Umum (DU) didirikan di dua titik lokasi, yakni Posko Balai Desa Ketapang yang akomodasi Tim DU BPBD Pemalang serta Dapur Umum di Posko DU Dusun Sidomulyo, Desa Pesantren, yang diakomodasi Tim DU PMI Pemalang.
Dapur Umum yang didirikan sejak Selasa 24 Mei ini mendistribusikan sejumlah makanan siap saji berupa nasi bungkus sejumlah 1.200 bungkus di DU Ketapang dan 350 bungkus di DU Sidomulyo.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Eko Prasetyo M.T mengungkapkan, potensii banjir pesisir atau rob di beberapa wilayah Indonesia ini semakin meningkat karena berbagai faktor.
Di antaranya faktor fase bulan purnama dan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut dalam pasang-surut.
Selain itu, banjir rob ini semakin meningkat dengan kondisi curah hujan yang cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan.
“Ketinggian banjir pesisir berbeda di tiap wilayah,” ujarnya.
***