SuaraPantura.com - Ada sekitar 600 warga Pemalang yang mengidap virus HIV atau AIDS.
Info 600 warga Pemalang mengidap HIV atau AIDS ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Yulies Nuraya, Kamis, 1 September 2022.
Berdasarkan gender, 600 warga Pemalang mengidap HIV atau AIDS mayoritas adalah perempuan dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
"Itu perempuan yang paling banyak kena. Kemungkinan besar tertular dari suaminya," ungkapnya.
Selain itu, ada fakta miris yang terjadi yakni ada salah satu penderita HIV ini adalah anak kecil yang berusia 3 tahun.
Yulies menambahkan, rata-rata penderita kemungkinan tertular dari hubungan dengan suami mereka yang disinyalir melakukan seks bebas di luar nikah. Ia juga menyebutkan, selain ibu rumah tangga, di Kabupaten Pemalang juga terdapat satu kasus anak berumur tiga tahun yang terinfeksi dari ibunya.
"Yang kami temukan, ada seorang balita umur 3 tahun positif HIV atau AIDS," katanya.
Lebih lanjut, Yulies mengajak masyarakat menjauhi seks bebas tanpa pengaman. Hal ini karena belum adanya obat untuk menyembuhkan penyakit HIV atau AIDS.
"Untuk anak muda, tolong jauhi seks bebas, karena dapat dipastikan akan berpengaruh dengan masa depan dan merugikan diri sendiri. Kita Dinkes selalu mensosialisasikan itu, untuk mengingatkan mereka," ucapnya.
" Dari usia, yang kami dapat dari data yang ada, sebagian besarnya masih di usia produktif. Data ini kami update di bulan Agustus kemarin" terang Yulies.
***