Penulis: Devi Nuris Safa'ah
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN Reguler 79 Kelompok 54 UIN Walisongo Semarang turut serta dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang diadakan di Dusun Manggisan Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Rabu 26 Oktober 2022.
Kegiatan Posyandu dilakukan rutin setiap bulannya yang terdiri dari Posyandu Balita dan Posyandu Lansia. Kegiatan posyandu balita dilaksanakan setiap tanggal 16 mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Ibu Sulastri selaku petugas posyandu di Dusun Manggisan mengatakan bahwa posyandu balita penting untuk mengetahui tumbuh kembang dan kesehatan balita.
"Tujuan diadakannya posyandu balita ini tidak lain adalah untuk mengetahui tumbuh kembang dan kesehatan balita. Pemeriksaannya meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan juga pengukuran pada lingkar kepala balita," tutur Sulastri.
Ia juga mengatakan kegiatan posyandu di dusun Manggisan memiliki kader minimal lima orang dan biasanya dibantu oleh satu orang bidan saat kegiatan posyandu berlangsung. Adapun bagi balita yang mengalami gizi kurang, maka rujukannya adalah ke bidan yang kemudian akan diberikan makanan pendamping guna pemenuhan gizi pada balita.
"Kalau untuk balita yang hasil pemeriksaannya mengalami gizi kurang maka rujukannya kepada Bu Bidan, mereka akan mendapat panggilan kemudian bidan akan memberikan makanan pendamping guna pemenuhan gizi pada balita," katanya.
Selain posyandu balita, terdapat pula posyandu bagi warga yang sudah lanjut usia (lansia). Posyandu lansia dilaksanakan setiap satu bulan sekali tepatnya setiap tanggal 14 mulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan kesehatan terutama bagi warga yang sudah lanjut usia.
"Tujuan diadakannya posyandu lansia tidak lain adalah untuk melakukan pemantauan terhadap kesehatan para lansia. Adapun pemeriksaannya meliputi tensi darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tes gula darah, tes kolesterol, dan tes asam urat," kata Rini salah satu kader posyandu lansia di dusun Manggisan.
Kegiatan posyandu yang dilakukan satu bulan sekali ini akhirnya dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa Tegalwaton untuk mencari pengalaman di masyarakat.
"Selain pengalaman, kami bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, menanyakan bagaimana kondisi kesehatan dan semua rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan Posyandu di sini. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya latihan bermasyarakat dan wujud pengabdian kami kepada masyarakat. Harapannya, kami nanti akan lebih siap ketika menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri," ungkap Ulfa, mahasiswa jurusan pendidikan kimia UIN Walisongo Semarang.***