Penulis: Annisa Shorea Pinanga
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 35 turut serta dalam kegiatan Bank Sampah di Dusun Tegalrejo, Desa Kebowan, Suruh. Minggu, 30 Oktober 2022.
Kegiatan Bank Sampah sendiri menjadi salah satu program unggulan desa yang di pelopori oleh ibu-ibu PKK di Dusun Tegalrejo. Kegiatan tersebut Merupakan kegiatan rutinan yang dilakukan setiap satu bulan sekali pada saat kumpulan PKK.
Sampah-sampah yang dibawa oleh ibu-ibu PKK Dusun Tegalrejo merupakan alat tukar
pengganti uang iuran Kas ibu-ibu PKK. Sampah tersebut meliputi sampah non organik yang dapat di daur ulang, contohnya botol bekas, kardus dan lain sebagainya.
Selain sebagai alat tukar untuk uang kas, sampah-sampah tersebut juga di olah kembali dan manfaatkan menjadi barang yang berguna.
Ibu Tumiyarti, selaku kader PKK yang menjadi penanggung jawab kegiatan di Dusun Tegalrejo memberikan respon positif atas adanya terselenggaranya program bank sampah ini.
"Saya mengapresiasi program yang terselenggara. Kegiatan ini secara tidak langsung menumbuhkan kesadaran warga agar dapat mengelola sampah dengan baik," jelas Bu Tumiyarti
Selain itu, bu Asiatun selaku pengepul sampah di desa tersebut menyambut baik keikutsertaan mahasiswa KKN.
“Terima kasih untuk adik-adik KKN UIN Walisongo atas waktu dan partisipasinya dalam mengumpulkan sampah. Semoga sampah di Dusun ini dapat dikelola lebih baik," ungkapnya.
Bank sampah sendiri harus melalui berbagai proses, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik dan penimbangan untuk menentukan jumlah harga jual.
Selanjutnya, sampah yang sudah berada di bank sampah disetorkan ke pusat pengelolaan untuk diolah sesuai dengan jenisnya dan sebagian lagi di jual. Kemudian untuk hasil uang dari Bank sampah tersebut nantinya akan masuk menjadi uang Kas di PKK.***