SuaraPantura.com - Mobil mewah Rubicon hitam yang digunakan oleh anak pegawai pajak bernama Mario Dandy Satriyo saat menganiaya seorang santri bernama Davud menuai sorotan.
Mobil tersebut saat diamankan di Poksek Pesanggrahan diduga sempat hilang dan berganti plat.
Hal ini terlihat dari pantauan warganet. Melalui twitter @gunromli, foto mobil dengan plat palsu dan aslinya itu pun terpampang.
Tadinya mobil Mario Dandy Satriyo bernopol B 120 DEN, namun setelahnya berganti menjadi B 2571 PBP.
Selain itu, mobil tersebut juga diainyalir nunggak pajak.
"Mobil Rubicon yg dipake Mario Dandy pelaku penganiayaan selain pake plat palsu, juga nunggak pajak tahunannya. Ini gimana pejabat pajak kok ngemplang pajak. Kita2 disuruh taat pajak. Dianya ngemplang gimana nih @KemenkeuRI," tulis @gunromli.
Diketahui, pelaku merupakan anak dari Rafael Alun Trisambodo Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jaksel II.
Dari pantauan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negata (LHKPN), orang tua Dandy memiliki Aset 56 miliar, dan tidak punya utang.
Namun Rubicon dan Harley yg dipamer-pamerkan anaknya tidak masuk dalam laporan aset tersebut.
Sontak persoalan ini pun membuat nitizen bereaksi.
" Rakyat disuruh taat bayar pajak. Ternyata pejabat pajak sendiri gak bayar pajak. Bahkan hidupnya hedon.Jangan sampe pajak rakyat malah dikemplang oknum pajak sendiri.... Hadeeeuuhh....," Tulis @wastupra*** seperti dikutip Suara Pantura pada Jum'at, 24 Februari 2023.
"Sebenarnya ada ga si perkumpulan anak PNS? Supaya mereka dijadikan satu komunitas dan di bina, dan dijelaskan bahwa kehidupan mereka juga disorot banyak orang,paling tidak bisa jadi berkat buat orang lain..." Tulis @nelke***.
"Menkeu bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan negara ini, tapi jajaran dibawahnya hidup dengan cara hedonis dan arogan. Kapan bangsa ini mau maju dan rakyat nya bisa makmur jika pejabat nya begini." Komen @heuras**.
***