Suarapantura.com - Madura United membawa pulang tiga poin dari markas PSM Makassar setelah menang tipis 1-0 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sabtu (31/10/2026).
Gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak Iran Junior pada menit ketujuh. Penyerang asal Brasil itu menyelesaikan umpan matang dari Gali Freitas untuk membobol gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 0-1.
PSM sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup agresif di hadapan pendukung sendiri. Rizky Eka Pratama dan Victor Luiz sempat menciptakan peluang, tetapi upaya mereka belum mampu menembus pertahanan Madura United.
Justru tim tamu yang lebih dulu memaksimalkan momentum. Serangan cepat yang dibangun dari sisi kanan lewat Gali Freitas berujung pada penyelesaian Iran Junior, yang membuat Juku Eja tertinggal lebih awal.
Tertinggal satu gol, PSM meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Peluang terbaik tuan rumah datang pada menit ke-23, ketika wasit menunjuk titik putih dan memberi hadiah penalti.
Stefan Jevtoski yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Tendangannya berhasil ditepis kiper Madura United, Angga Saputro, sehingga keunggulan tim tamu tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSM semakin gencar melancarkan serangan. Juku Eja mendominasi penguasaan bola hingga sekitar 60 persen dan melepaskan belasan tembakan ke arah pertahanan lawan.
Namun dominasi itu tidak berbuah gol. Lini belakang Madura United yang dikawal Pedro Monteiro dan Jorge Mendonca tampil disiplin dalam meredam setiap serangan tuan rumah.
Angga Saputro juga kembali melakukan penyelamatan penting pada menit-menit akhir untuk menjaga gawangnya tetap perawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tidak berubah untuk kemenangan Madura United.
Hasil ini mengangkat Madura United ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan. Sementara itu, PSM Makassar masih tertahan dengan sembilan poin dari jumlah laga yang sama.
Bagi PSM, kekalahan di kandang sendiri menjadi bahan evaluasi, terutama soal penyelesaian akhir setelah gagal memanfaatkan peluang emas dari titik penalti. Sebaliknya, Madura United pulang dari Parepare dengan modal penting dalam persaingan papan atas Super League musim ini.
Sumber: ANTARA dan Publik Update.