Suarapantura.com - Langkah Janice Tjen dan Venus Williams di Guangzhou Open 2026 harus berhenti pada babak semifinal. Pasangan ganda putri Indonesia-Amerika Serikat itu kalah dari Polina Kudermetova dan Maria Timofeeva dalam pertandingan ketat yang ditentukan lewat super tie-break, Sabtu (31/10/2026).
Pertandingan yang digelar di Nansha International Tennis Center, Guangzhou, China, itu berakhir dengan skor 4-6, 7-6 (10-8), dan 6-10 untuk kemenangan Kudermetova/Timofeeva. Hasil tersebut menutup peluang Janice/Venus untuk melaju ke partai puncak turnamen WTA 250 tersebut.
Set pertama berjalan tidak mudah bagi Janice/Venus. Lawan mereka tampil rapi dan mampu menjaga keunggulan hingga menutup set pembuka dengan skor 6-4. Janice/Venus sempat memberi perlawanan, tetapi belum menemukan ritme yang cukup untuk membalikkan keadaan pada set tersebut.
Situasi berubah pada set kedua. Kedua pasangan saling menjaga servis hingga kedudukan imbang 6-6, sehingga penentuan harus dilakukan melalui tie-break. Pada fase krusial itu, Janice/Venus tampil lebih tenang dan merebut set kedua dengan skor 7-6 lewat tie-break 10-8, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke penentuan.
Pada super tie-break, persaingan kembali berlangsung sengit. Janice/Venus dan Kudermetova/Timofeeva bergantian memimpin pada poin-poin awal, sebelum pasangan lawan menemukan momentum pada momen penentuan. Kudermetova/Timofeeva menutup super tie-break dengan skor 10-6 dan memastikan tiket final.
Bagi Venus Williams, penampilan di Guangzhou ini tetap menjadi catatan penting. Petenis berusia 46 tahun itu menjalani semifinal WTA Tour pertamanya dalam delapan tahun, sekaligus semifinal ganda pertamanya sejak Olimpiade Rio 2016 dan Wimbledon 2016. Semifinal tunggal maupun ganda terakhirnya di tur sebelum ini terjadi pada Indian Wells 2018.
Williams tampil di Guangzhou lewat undangan wildcard, baik pada nomor tunggal maupun ganda. Pada nomor tunggal, langkahnya sudah lebih dulu terhenti pada babak pertama setelah kalah 6-2, 6-2 dari petenis muda Austria, Lilli Tagger. Kekalahan itu memperpanjang rangkaian hasil kurang baik Williams pada nomor tunggal di tur.
Sementara itu, perjalanan Janice/Venus pada nomor ganda menunjukkan bahwa duet lintas generasi tersebut mampu bersaing hingga babak empat besar. Meski gagal ke final, capaian semifinal di Guangzhou menjadi hasil yang patut dicatat bagi Janice, petenis Indonesia yang berpasangan dengan salah satu nama besar dalam sejarah tenis putri.
Kudermetova/Timofeeva berhak melaju ke final, sedangkan Janice/Venus harus mengakhiri kiprah mereka di Guangzhou Open 2026 pada babak semifinal. Berita ini disusun berdasarkan laporan RCTI+ dan Associated Press (via TSN).