Suarapantura.com - Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Indonesia. Mantan pemain Timnas Indonesia U-20, Teuku Razzaa Fachrezi Aziz, memutuskan mengakhiri karier profesionalnya di usia 22 tahun dan meninggalkan Arema FC untuk menekuni cabang olahraga lain.
Keputusan tersebut diumumkan Arema FC pada Selasa, 3 November 2026. Razzaa menyampaikan keinginannya secara langsung kepada manajemen klub berjuluk Singo Edan itu, bukan karena ingin mencari klub baru, melainkan karena memilih berhenti dari sepak bola profesional.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut Razzaa sudah menghadap manajemen dan menyatakan secara resmi keputusannya untuk mundur dari sepak bola.
"Razzaa sudah menghadap manajemen dan menyatakan secara resmi untuk mundur dari sepak bola. Dia merasa ada olahraga lain yang siap ditekuni," ujar Yusrinal sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi klub.
Keputusan pensiun dini ini terbilang mengejutkan jika menilik perjalanan karier Razzaa. Pemain kelahiran 2004 itu mengawali sepak bola bersama Persija U-18, sebelum kemudian mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia U-19 dan U-20.
Namanya sempat menarik perhatian setelah berkesempatan menimba ilmu di Spanyol. Razzaa pernah memperkuat tim kelompok usia Rayo Vallecano U-21 melalui kontrak berdurasi satu tahun dengan status bebas transfer, sebuah pengalaman yang sempat membuka harapan besar terhadap masa depannya sebagai penyerang.
Namun, perjalanan Razzaa di level profesional tidak berjalan sesuai harapan. Setelah bergabung dengan Arema FC pada awal musim 2025/2026, ia kesulitan menembus tim utama di tengah persaingan ketat skuad Singo Edan.
Pada musim pertamanya, Razzaa hanya mencatatkan total 30 menit bermain dari tiga penampilan sebagai pemain pengganti. Pada musim berikutnya, ia bahkan belum mendapatkan kesempatan tampil sama sekali, sehingga lebih banyak menghabiskan waktu di luar lapangan.
Manajemen Arema FC menyatakan menghormati pilihan pribadi sang pemain. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Razzaa selama menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan.
Cabang olahraga baru yang akan ditekuni Razzaa belum diungkap ke publik. Meski begitu, keputusannya menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang atlet tidak selalu berjalan sesuai rencana, bahkan bagi pemain muda yang pernah merasakan pengalaman berkarier di luar negeri dan membela tim nasional kelompok usia.
Sumber: TotalFootball, KabarMbois, InfoKita.