Suarapantura.com - Pemerintah Kabupaten Brebes menyiapkan delapan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Rangkaian tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 Oktober hingga 3 November 2026 di berbagai lokasi, dengan mengusung tema nasional dari Kementerian Agama, yakni Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.
Pembuka rangkaian adalah Halaqah Pesantren bertema Pesantrenku Aman. Kegiatan pertama digelar pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB di Pondok Pesantren Nurul Huda, Tegallurung, Gegerkunci, Kecamatan Songgom, dan diikuti sekitar 300 peserta dari unsur NU, Muhammadiyah, FKPP, FKDT, Badko LPQ, Dewan Masjid Indonesia, dan Kemenag. Sehari kemudian, halaqah serupa diadakan di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Bumiayu dengan peserta sekitar 200 orang.
Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Festival Hari Santri tingkat kabupaten akan digelar di Pondok Pesantren Nurul Hayah, Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Festival ini mempertandingkan sembilan cabang lomba, mulai dari mewarnai, hafalan Al-Quran, qiraatil kutub, tilawatil Quran, hafalan Aqidatul Awam, cerdas cermat diniyah, pemilihan dai cilik, lomba azan Subuh dan doa, hingga hadroh.
Nuansa sportivitas dihadirkan melalui Mini Soccer Antar Pesantren pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB di Lapangan Minisoccer Bumiayu. Dua hari setelahnya, Rabu, 21 Oktober 2026, Khotmil Quran digelar di Pendopo Kabupaten Brebes bersama 60 hafidz dan hafidzah dengan target 10 kali khatam.
Puncak peringatan akan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB melalui Upacara Hari Santri Nasional di halaman Pondok Pesantren Assalafiyah 3 Klampok, Wanasari. Bupati Brebes dijadwalkan menjadi pembina upacara yang dihadiri sekitar 1.000 peserta dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, Perumda, santri, madrasah diniyah, dan organisasi keagamaan. Setelah upacara, acara berlanjut dengan kultum, penyerahan hadiah bagi pemenang lomba HSN dan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, teater kolosal Sejarah Resolusi Jihad, serta penampilan Tari Nusantara dan pencak silat Pagar Nusa.
Memasuki akhir Oktober, Tasyakuran Hari Santri Nasional bertajuk Santri Bersholawat akan digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, dengan target 10.000 jamaah. Rangkaian kemudian ditutup dengan kegiatan Brebes Berhaji bersama BSI Brebes pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00 WIB di ASS Brebes, sebagai ajang menyiapkan langkah menuju Tanah Suci dengan ilmu, ibadah, dan kebersamaan.
Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang Resolusi Jihad yang diserukan pada 22 Oktober 1945, dan telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Melalui delapan agenda tersebut, Pemkab Brebes berharap peran santri semakin kuat dalam menjaga tradisi, menumbuhkan karakter, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi membangun Kabupaten Brebes.
Sumber: MercuSwaraNews, Kementerian Agama RI.