Suarapantura.com - Kepemimpinan Kepolisian Resor Tegal Kota resmi berganti. AKBP Christian Chrisye Lolowang kini menjabat sebagai Kapolres Tegal Kota, menggantikan AKBP Heru Antariksa Cahya yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Sragen di lingkungan Polda Jawa Tengah.
Serah terima jabatan berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota pada Kamis (8/10/2026) dan ditandai dengan tradisi pedang pora. Prosesi tersebut menjadi simbol penyambutan pejabat baru sekaligus penghormatan bagi pejabat lama yang menuntaskan masa tugasnya di Kota Tegal.
Mengawali masa tugasnya, AKBP Christian menyatakan akan melanjutkan program-program positif yang telah berjalan. Ia juga menempatkan pemetaan potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai langkah awal sebelum menetapkan kebijakan strategis berikutnya.
Menurut dia, pemetaan tersebut penting agar setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Seluruh langkah itu juga akan diselaraskan dengan arahan pimpinan, termasuk Commander Wish Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat ditegaskan menjadi fondasi utama kepemimpinannya. Semangat Polisi Bersama Masyarakat akan terus diperkuat untuk menjaga Kota Tegal tetap aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum memimpin Polres Tegal Kota, AKBP Christian bertugas di Mabes Polri sebagai Kasubbag Pampersbaket Bag Binpam Ropaminal Divpropam Polri. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Blora dan Kasat Lantas Polres Pati. Pengangkatan dirinya sebagai Kapolres Tegal Kota tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.
AKBP Christian merupakan putra daerah Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Pada hari-hari awal tugasnya, ia bersama keluarga mengikuti ibadah Minggu pagi di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Tegal pada 11 Oktober 2026. Momen tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan diri kepada jemaat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, jajaran Polres Tegal Kota diharapkan dapat menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan sekaligus merespons dinamika keamanan di wilayah Pantura tersebut. Sumber: Ketik, Sulutmedia, Transparansi Indonesia.