Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

PMI Kabupaten Tegal Salurkan 1,05 Juta Liter Air Bersih ke 40 Desa Terdampak Kekeringan

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: Jempolindo.id

Suarapantura.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal telah menyalurkan lebih dari 1,05 juta liter air bersih untuk warga yang terdampak kemarau panjang. Hingga Selasa (13/10/2026) malam, total bantuan yang sudah didistribusikan mencapai 1.056.000 liter atau setara 264 tangki.

Bantuan tersebut menjangkau 40 desa yang tersebar di sembilan kecamatan. Sebanyak 64.189 jiwa dari 19.525 kepala keluarga tercatat menerima manfaat dari penyaluran air bersih ini. Distribusi dilakukan setiap hari dan telah memasuki hari ke-83.

Kemarau yang tak kunjung usai membuat banyak sumur warga mengering sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Kecamatan Jatinegara menjadi salah satu wilayah yang paling merasakan dampak kekeringan. Di sejumlah titik, warga terpaksa membeli air galon isi ulang dan mencari sumber air ke tempat lain.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Krisis air bersih di sebagian wilayah juga dilaporkan berkaitan dengan proyek revitalisasi Bendung Danawarih dan saluran irigasi. Aliran air dari Sungai Gung ke saluran tersier disebut terhenti sehingga sumur-sumur warga ikut mengering. Di Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu, warga menyambut kedatangan mobil tangki air bersih dengan membawa berbagai wadah.

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih masih terus berjalan setiap hari. Keterangan tersebut disampaikan atas nama Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo. PMI memastikan distribusi akan dilanjutkan selama warga masih membutuhkan.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Air bersih yang disalurkan dimanfaatkan warga terutama untuk minum, memasak, dan mandi. Sementara itu, untuk mencuci pakaian, sebagian warga terpaksa pergi ke Sungai Gung yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

Selain bantuan darurat, PMI menilai diperlukan langkah jangka panjang untuk memperkuat ketersediaan sumber air agar kesulitan serupa tidak berulang setiap musim kemarau. Warga pun diimbau menggunakan air secara bijak dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila membutuhkan bantuan distribusi air bersih lanjutan.

Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa

Penyaluran dilakukan secara bergilir berdasarkan laporan dan data di lapangan. PMI bekerja sama dengan berbagai pihak agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau desa-desa yang paling membutuhkan. Pemerintah daerah bersama BPBD dan instansi terkait juga terus memantau perkembangan kekeringan di wilayah Kabupaten Tegal.

Sumber: Jempolindo.id dan Kompas TV.

Tags:
#tegal#kabupaten tegal#pmi#air bersih#kekeringan#jawa tengah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…