Suarapantura.com - Kebakaran lahan melanda kawasan rumah dinas Pabrik Gula (PG) Jatibarang di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, pada Selasa (13/10/2026). Api menghanguskan sekitar 4 hektare lahan dan baru berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih tiga jam.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Jatibarang menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.45 WIB. Tim segera bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 09.48 WIB. Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 09.50 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.
Kepala Pos Induk Damkar Kabupaten Brebes, Sugiarto, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran rumput kering. Api kemudian merambat dan meluas ke area sekitar rumah dinas PG Jatibarang. Kondisi rumput yang mengering pada musim kemarau membuat api mudah menjalar sehingga luasan lahan yang terbakar bertambah.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Pos Jatibarang mengerahkan satu unit mobil tangki. Petugas dibantu warga setempat serta unsur TNI dan Polri. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendataan dan dokumentasi di lokasi kejadian. Saksi dalam peristiwa ini merupakan pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Hingga laporan disusun, nilai kerugian masih dalam proses penghitungan dan belum ada informasi mengenai korban. Aparat masih mendalami penyebab pasti kebakaran di kawasan rumah dinas PG Jatibarang tersebut.
Sugiarto mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membersihkan lahan, terutama saat membakar sampah atau rumput kering di musim kemarau. Pembakaran terbuka berisiko memicu kebakaran yang meluas apabila api tidak diawasi.
Pada musim kemarau, vegetasi kering seperti rumput dan semak mudah tersulut percikan api sekecil apa pun, termasuk puntung rokok atau sisa pembakaran sampah. Hembusan angin juga dapat membuat api merambat lebih cepat ke permukiman maupun fasilitas umum.
Karena itu, warga diimbau memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, tidak membakar saat angin bertiup kencang, dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat titik api yang mulai membesar. Masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran ke Damkar terdekat.
Peristiwa di Jatibarang ini menambah daftar kebakaran lahan di wilayah pantura Jawa Tengah selama musim kemarau. Aparat mengingatkan warga untuk tidak membakar lahan dalam bentuk apa pun demi mencegah kebakaran yang lebih luas.
Sumber: MercuSwaraNews dan Radar Tegal.