Suarapantura.com - Warga Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes pada Senin (12/10/2026). Mereka menyampaikan keberatan dan kekhawatiran terkait proyek pembangunan jalan di kawasan Waduk Penjalin yang nilai kontraknya turun cukup jauh dari pagu anggaran awal.
Proyek tersebut mencakup pekerjaan jalan dan rabat beton di sekitar Waduk Penjalin. Pagu anggaran awalnya sebesar Rp8 miliar, namun pekerjaan akhirnya dimenangkan dengan penawaran sekitar Rp6,3 miliar atau turun sekitar 20 persen. Pemenang lelangnya adalah CV Sumber Rejeki yang berasal dari Sumenep, Jawa Timur.
Warga khawatir selisih penawaran yang besar itu akan berpengaruh pada kualitas material dan pengerjaan di lapangan. Mereka juga menilai waktu pelaksanaan yang tersisa hingga Desember 2026 sangat terbatas, apalagi musim hujan sudah mulai datang. Dalam audiensi tersebut, warga turut berharap tenaga kerja lokal dilibatkan dalam pelaksanaan proyek agar masyarakat setempat ikut merasakan manfaat pembangunan di daerahnya.
Perwakilan warga, Watino, menyampaikan keraguan tersebut dalam pertemuan dengan DPU. Ia khawatir bangunan yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan masyarakat apabila pekerjaan dikejar dengan anggaran yang jauh lebih rendah dari rencana awal. Kekhawatiran itu merupakan penilaian warga dan belum terbukti adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
Kepala DPU Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menyatakan proses lelang telah berjalan sesuai prosedur. Menurut dia, pihak pemenang lelang telah menyatakan kesanggupannya mengerjakan proyek sesuai dengan nilai yang ditawarkan. Dalam audiensi itu, DPU juga mempertemukan warga secara langsung dengan pihak pelaksana agar kekhawatiran tersebut dapat dijawab secara terbuka.
Pelaksana dalam pertemuan itu menyatakan siap merampungkan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Terkait polemik syarat dukungan yang sempat dipersoalkan pada masa sanggah, Dani menegaskan hal tersebut merupakan ranah Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan telah dinyatakan selesai tanpa persoalan.
Kontrak pekerjaan sendiri telah ditandatangani pada Senin (12/10/2026), sehingga proyek pembangunan jalan lingkar Waduk Penjalin dipastikan segera mulai digarap dalam waktu dekat. DPU Kabupaten Brebes sebelumnya mencatat progres infrastruktur jalan di Brebes mencapai 40 persen dan menargetkan seluruh paket kegiatan rampung pada akhir tahun, termasuk ruas Jalan Lingkar Waduk Penjalin yang surat penunjukan penyedia barang dan jasanya telah terbit.
Warga berharap pengawasan terhadap proyek ini dilakukan secara ketat agar kualitas jalan tetap terjaga. Mereka juga meminta hasil pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi sehingga jalan tersebut dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang tanpa cepat rusak.
Sumber: Detik Update dan Bregasnews.