Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemkab Brebes Genjot Empat Program untuk Tekan Angka Kemiskinan

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: Dok Pemkab Brebes

Suarapantura.com - Pemerintah Kabupaten Brebes terus menggenjot upaya menekan angka kemiskinan setelah jumlah warga miskin berkurang sekitar 26 ribu jiwa dalam setahun terakhir. Empat intervensi prioritas yang dibiayai APBD menjadi andalan untuk menjaga tren penurunan tersebut.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan bahwa jumlah penduduk miskin di Brebes pada Maret 2024 mencapai 283 ribu jiwa atau 15,60 persen dari total populasi. Setahun kemudian, pada Maret 2025, jumlahnya turun menjadi 257 ribu jiwa atau 14,15 persen dari total sekitar 2,09 juta penduduk. Angka tersebut sejalan dengan data yang dirilis Pemerintah Kabupaten Brebes melalui laman resminya.

Kemiskinan ekstrem juga disebut menyusut dari 0,75 persen pada 2024 menjadi 0,39 persen pada 2025. Meski demikian, Paramitha mengakui proporsi 14,15 persen masih menempatkan Brebes di jajaran teratas persentase kemiskinan di Jawa Tengah. Rata-rata garis kemiskinan tercatat sebesar Rp563.762 per orang per bulan.

Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 7,93 Miliar
Baca Juga · Seputar Bregas
Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 7,93 Miliar

Untuk menjaga konsistensi penurunan, Pemkab Brebes mengandalkan empat intervensi prioritas lewat APBD. Pertama, Program Wareg Sedoyo yang menyalurkan paket sembako dalam empat tahap kepada 14.000 keluarga penerima manfaat yang belum terjangkau bantuan pusat.

Kedua, pembiayaan iuran BPJS Kesehatan secara penuh dari APBD bagi 87.362 warga miskin setiap bulan. Ketiga, layanan Jemput Bola Nakes berupa pemeriksaan kesehatan dari pintu ke pintu yang sudah menjangkau 61.664 jiwa dari target 75.000 sasaran.

Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting

Keempat, Bedah Rumah APBD yang merenovasi 468 unit rumah tidak layak huni pada 2026, termasuk 77 unit khusus untuk korban bencana alam.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Brebes juga berkolaborasi dengan program pemerintah pusat. Di antaranya graduasi PKH melalui gerakan Siap Lulus PKH yang mendampingi 3.150 keluarga penerima manfaat menuju kemandirian, serta Bedah Rumah Pusat dengan kuota perbaikan 1.545 unit rumah tidak layak huni pada 2026 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Kabupaten Tegal Kantongi 9 Medali di Porprov Jateng 2026, Esport Sumbang Emas Free Fire
Baca Juga · Seputar Bregas
Kabupaten Tegal Kantongi 9 Medali di Porprov Jateng 2026, Esport Sumbang Emas Free Fire

Program Sekolah Rakyat turut membantu dengan memberi akses pendidikan gratis berasrama di Kecamatan Larangan bagi 207 anak. Sementara itu, penyaluran PKH bagi 106.537 keluarga dan bantuan sembako bagi 197.094 keluarga juga terus dimasifkan.

Paramitha berharap langkah terpadu tersebut memastikan intervensi sosial tersalurkan tepat sasaran dan merata ke seluruh pelosok Brebes. Menurutnya, kombinasi bantuan pangan, jaminan kesehatan, layanan kesehatan keliling, dan perbaikan rumah menjadi fondasi agar warga miskin tidak hanya terbantu sesaat, tetapi juga memiliki peluang memperbaiki taraf hidupnya.

Sumber: detikJateng, brebeskab.go.id

Tags:
#brebes#kemiskinan#pemkab brebes#wareg sedoyo#bpjs kesehatan#bedah rumah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…