Suarapantura.com - Festival Literasi 2026 Kabupaten Brebes resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026) setelah berlangsung selama empat hari di halaman dan kompleks Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpus) Kabupaten Brebes. Selain menjadi ajang penguatan budaya baca, penutupan festival ini juga membawa kabar gembira bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi acara.
Kepala Dinarpus Kabupaten Brebes, Nuryanto, menutup rangkaian kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival berjalan lancar sejak hari pertama. Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang dan mengikuti berbagai agenda festival hingga penutupan.
Ramainya pengunjung selama empat hari penyelenggaraan turut berdampak pada penjualan pelaku UMKM. Sejumlah pelaku usaha yang membuka stan di halaman Dinarpus mengaku terbantu dengan adanya festival tersebut.
Andi, salah seorang pelaku UMKM yang membuka stan di lokasi acara, mengatakan festival menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh pendapatan dari pengunjung yang datang. Ia menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan tersebut membantu meningkatkan perekonomian UMKM.
Hal senada disampaikan Fitri, pelaku UMKM lainnya yang turut membuka stan. Ia menuturkan, banyaknya warga yang datang selama festival berlangsung ikut mendorong penjualan produknya.
Festival Literasi 2026 berlangsung pada 15-18 Oktober 2026 dengan mengusung tema "Literasi Maju Brebes Beres". Kegiatan ini tidak hanya menyajikan bazar buku murah, tetapi juga pertunjukan seni dan budaya serta beragam agenda untuk pelajar, pustakawan, pegiat literasi, dan masyarakat umum.
Selama empat hari, panitia menyiapkan sejumlah agenda, antara lain pelatihan menulis aksara Jawa, bedah buku dari penerbit Gramedia, serta panggung bagi band sekolah yang tampil setiap sore. Rangkaian acara juga diisi pementasan seni budaya tingkat TK hingga SMA se-Kabupaten Brebes, bimbingan teknis literasi informasi, gelar wicara literasi digital, hingga bedah karya penulis asal Brebes. Penutupan pada Minggu (18/10/2026) diisi lomba mewarnai tingkat TK dan kegiatan mendongeng.
Bupati Brebes Paramitha sebelumnya membuka festival tersebut pada Kamis (15/10/2026). Festival tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua dan ditetapkan sebagai agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2022 tentang Perpustakaan.
Nuryanto mengatakan festival literasi tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung. Ia berharap gerakan literasi di tengah masyarakat dapat terus meluas, tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata.
Sumber: Beritakota.id