Suarapantura.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menjajaki kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk memperkuat pemberdayaan mustahik di Kabupaten Tegal. Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak memetakan sejumlah program yang dinilai bisa disinergikan. Sasarannya meliputi penyandang disabilitas, calon pekerja migran Indonesia (PMI), penanganan kemiskinan ekstrem, hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan dukungan terhadap inisiatif Pemkab Tegal. Menurut dia, gagasan tersebut sejalan dengan program prioritas BAZNAS RI yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat rentan melalui pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.
"Tentu kita akan mendukung program-program di Kabupaten Tegal yang memberdayakan dan membantu mustahik. Terutama 13 program yang memang menjadi prioritas BAZNAS RI," ujar Sodik.
Sejumlah program yang dibahas antara lain pelatihan vokasional bagi calon pekerja migran Indonesia dan penyandang disabilitas, bantuan modal kerja, serta penanganan kemiskinan ekstrem melalui perbaikan RTLH. Sodik juga mengapresiasi dukungan Pemkab Tegal terhadap BAZNAS Kabupaten Tegal dan menilai pelibatan BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan sebagai langkah tepat agar dana zakat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyampaikan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu alasan Pemkab Tegal memperluas sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS RI, untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat.
"Mengingat keterbatasan anggaran daerah, kami sangat berharap bantuan dan dorongan BAZNAS RI agar program seperti RTLH, pelatihan kerja, dan graduasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tegal dapat terealisasi secara optimal," tuturnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut Deputi II BAZNAS RI Imdadun Rahmat dan Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI Agus Siswanto. Dari Pemkab Tegal, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal K.H. Ahmad Rofiqi beserta jajaran pimpinan BAZNAS daerah, Kepala Baperrida Muhammad Faried Wajdy, Kepala Dinas Perkim Teguh Dwijanto Rahardjo, Kepala Dinas Perinaker Supriyadi, serta Kepala Dinas Sosial Tri Buntoro beserta Sekretaris Dinas Sosial Joko Priono dan staf pendamping.
Melalui sinergi ini, Pemkab Tegal berharap program pemberdayaan mustahik tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan mendorong penerima manfaat agar lebih mandiri secara ekonomi.
Sumber: MNC Trijaya dan Rmol.id