Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pengakuan HS di Kersana Brebes Diuji Polisi, Septic Tank Dibongkar Cari Bukti

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: CNN Indonesia

Suarapantura.com - Pengakuan seorang pria berinisial HS (24) yang mengaku membunuh ayah kandungnya di Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, masih diuji kebenarannya oleh polisi. HS mendatangi Mapolsek Kersana pada Kamis malam dan menyampaikan pengakuan bahwa ia telah membunuh ayahnya, Waslam (50), beberapa bulan sebelumnya. Pengakuan tersebut menggemparkan warga Desa Kemukten, Kecamatan Kersana.

Polisi tidak langsung mempercayai pengakuan itu begitu saja. Kapolsek Kersana AKP Teguh Adi Winarko menegaskan perkara tersebut masih dalam penyelidikan dan pengakuan HS harus dibuktikan melalui rangkaian penyelidikan serta pemeriksaan forensik.

Sebagai tindak lanjut, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di sejumlah lokasi yang disebut dalam pengakuan HS. Garis polisi dipasang di dua lokasi di Desa Kemukten. Pada Minggu, 18 Oktober 2026, petugas membongkar septic tank di sebuah rumah di kompleks perumahan di Desa Kemukten yang dibeli HS. Pembongkaran itu melibatkan personel Inafis dan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mencari bukti yang dapat menguatkan atau justru membantah pengakuan HS.

Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 7,93 Miliar
Baca Juga · Seputar Bregas
Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 7,93 Miliar

Kanit Reskrim Polsek Kersana Aiptu Heri Sukamto mengatakan pembongkaran septic tank merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti pengakuan HS. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya sisa tubuh korban yang dibuang melalui saluran WC, sehingga pemeriksaan itu diperlukan untuk memastikan ada atau tidaknya bukti terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Di lingkungan sekitar, kabar tersebut menimbulkan keheranan. Seorang kerabat atau tetangga bernama Ina mengatakan sudah lama tidak melihat ayah HS. Menurut Ina, HS sempat mengatakan kepada anggota keluarga bahwa ayahnya sedang berjualan siomay di Tegal.

Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting

Kasus ini bermula dari kedatangan HS ke Mapolsek Kersana. Setelah menerima pengakuan tersebut, polisi langsung bergerak memeriksa sejumlah titik yang disebutkan HS, termasuk rumah di kompleks perumahan di Desa Kemukten. Pemasangan garis polisi di dua lokasi dilakukan agar tempat yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu tetap terjaga selama proses penyelidikan berlangsung.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan terus mendalami keterangan HS serta memeriksa saksi-saksi. Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Pengakuan seseorang belum dapat dianggap sebagai bukti final sebelum didukung alat bukti lain yang sah.

Kabupaten Tegal Kantongi 9 Medali di Porprov Jateng 2026, Esport Sumbang Emas Free Fire
Baca Juga · Seputar Bregas
Kabupaten Tegal Kantongi 9 Medali di Porprov Jateng 2026, Esport Sumbang Emas Free Fire

Sumber: Kompas.com, CNN Indonesia.

Tags:
#brebes#kersana#kriminal#polsek kersana#bregas
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…