Suarapantura.com - Warga di wilayah Bregas diprakirakan masih akan menjalani sepekan yang kering dan terik. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperbarui Senin, 19 Oktober 2026, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal didominasi langit cerah, cerah berawan, dan berawan pada 19 hingga 25 Oktober 2026, tanpa hujan yang diprakirakan turun dalam periode tersebut.
Di Kabupaten Brebes, Senin (19/10) diprakirakan berawan dengan suhu 25 hingga 35 derajat Celsius. Langit cerah kemudian diprakirakan mewarnai Selasa hingga Kamis (20-22/10), dengan suhu tertinggi mencapai 36 derajat Celsius pada Kamis. Menjelang akhir pekan, Jumat hingga Minggu (23-25/10), kondisi kembali berawan dan suhu siang berada di kisaran 33 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan bergerak antara 36 hingga 89 persen.
Pola serupa berlaku di Kota Tegal. Hari Senin diprakirakan berawan dengan suhu 27 hingga 36 derajat Celsius. Cuaca cerah diprakirakan terjadi pada Selasa, berganti berawan pada Rabu (21/10), lalu cerah lagi pada Kamis. Pada Jumat, kondisi diprakirakan cerah berawan, sebelum kembali berawan pada akhir pekan dengan suhu maksimum yang menurun ke sekitar 33 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada rentang 45 hingga 87 persen.
Sementara itu, Kabupaten Tegal diprakirakan berawan pada Senin dengan suhu 25 hingga 35 derajat Celsius. Cuaca cerah mendominasi Selasa hingga Kamis, disusul cerah berawan pada Jumat, lalu berawan pada Sabtu dan Minggu. Suhu pada siang hari berada di kisaran 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 35 hingga 91 persen. Untuk wilayah Kecamatan Brebes, BMKG mencatat angin pada siang hari bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan hingga sekitar 18,5 kilometer per jam.
Kondisi kering ini disebut sejalan dengan pola atmosfer nasional. BMKG menyebut atmosfer Indonesia masih dipengaruhi fenomena El Nino yang sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang menjaga cuaca tetap kering di sejumlah wilayah. Meski begitu, hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang muncul di beberapa daerah. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di Jawa Tengah serta kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Gambaran cerah berawan tersebut turut tampak pada prakiraan perairan Brebes dan Tegal yang dirilis BMKG Maritim pada 19 Oktober.
Menghadapi panas dan kering, masyarakat diimbau menjaga kesehatan. Warga disarankan mencukupi cairan tubuh dengan minum air putih secara teratur, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Aktivitas di bawah terik matahari sebaiknya dikurangi pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Gunakan topi, payung, atau pakaian longgar yang menyerap keringat, serta lindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.
Debu dan udara kering juga dapat memicu gangguan saluran pernapasan, mata kering, dan iritasi kulit. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis dianjurkan mengenakan masker saat berada di area berdebu dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami pusing berat, mual, lemas berlebihan, atau sesak napas. Pengelolaan air bersih dan kebersihan makanan juga perlu dijaga untuk mencegah diare. Warga juga diminta tidak membakar sampah atau lahan.
Prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi BMKG melalui aplikasi Info BMKG, laman bmkg.go.id, dan akun media sosial @infobmkg.
Sumber: MercuSwaraNews (mengutip prakiraan BMKG), BMKG Maritim, Weather.com.