Suarapantura.com - Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Tegal pada Senin, 19 Oktober 2026. Jajaran personel berbaris rapi dalam tradisi pedang pora dan apel kesatuan yang menandai pergantian pucuk pimpinan Polres Tegal dari AKBP Bayu Prasatyo kepada AKBP Febriyani Aer.
Pergantian ini mencatat sejarah baru bagi Polres Tegal. AKBP Febriyani Aer menjadi polisi wanita (polwan) pertama yang memimpin Polres Tegal. Ia menerima tongkat kepemimpinan setelah AKBP Bayu Prasatyo menjalankan tugas selama sekitar satu setengah tahun.
Tradisi pedang pora digelar sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru. Rangkaian acara dilanjutkan dengan apel kesatuan yang diikuti para pejabat utama dan seluruh personel Polres Tegal. Momentum tersebut menjadi ajang konsolidasi internal untuk memperkuat soliditas, disiplin, dan kesiapan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh personel selama masa tugasnya. Ia berharap semangat pelayanan serta soliditas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, AKBP Febriyani Aer menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program baik yang telah berjalan. Ia mengajak seluruh personel menjaga kebersamaan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa tugas utamanya sebagai Kapolres adalah menjalankan visi dan misi yang dicanangkan Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Prinsip itu menjadi pedoman dalam setiap langkah kepolisian di wilayah Kabupaten Tegal.
Sebagai langkah awal, Febriyani berencana segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tegal, bupati, serta instansi terkait untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Tegal. Ia menekankan pentingnya harmonisasi dengan kepala daerah dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus melanjutkan program strategis yang telah dijalankan pejabat sebelumnya.
Di hadapan personel, Kapolres baru itu juga mengungkapkan rasa haru dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia meminta doa dan dukungan dari semua pihak agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya hingga akhir masa tugas.
Polres Tegal menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan tugas kepolisian, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tegal. Pergantian pimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja organisasi serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif.
Sumber: Tribun Banyumas, Disway Jateng.