Suarapantura.com - BREBES — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes bergerak menindaklanjuti instruksi Bupati Brebes terkait pemulihan keluarga korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes. Kepala Dinperwaskim Laode Vindar Aris Nugroho bersama tim teknis turun langsung meninjau kondisi rumah korban, Selasa (21/10/2026), untuk menyiapkan skema bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan administrasi, pengecekan teknis, serta perencanaan pembangunan agar keluarga korban kelak menempati hunian yang layak dan aman setelah masa pemulihan. “Kami hadir ke lokasi hari ini untuk melaksanakan instruksi langsung Ibu Bupati,” ujar Laode. Ia menegaskan Dinperwaskim berkomitmen mempercepat seluruh proses tanpa hambatan birokrasi.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan rumah milik Kasirin, ayah mertua korban, berdiri di atas lahan berpasir di tepi Sungai Sigeleng yang dinilai tidak layak untuk dibangun. Kepala Bidang Perumahan Dinperwaskim, Irfanudin, menyebut keluarga korban memiliki aset lahan di Desa Tengki, Kecamatan Brebes, sehingga bantuan RTLH direncanakan dibangun di atas lahan aset keluarga tersebut.
Program bantuan perumahan ini digarap bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Brebes dan ditargetkan terealisasi pada tahun ini. Dinperwaskim kini tengah menyusun rencana anggaran biaya (RAB) beserta jadwal pembangunannya.
Bantuan rumah tersebut melengkapi rangkaian kepedulian Pemerintah Kabupaten Brebes terhadap para korban. Sebelumnya, Bupati Brebes telah menanggung seluruh biaya pengobatan para korban di RSUD Brebes serta memastikan pendampingan psikologis gratis bagi keluarga. Perangkat desa dan kecamatan juga dilibatkan agar pembangunan rumah berjalan lancar sebagai dukungan nyata pemulihan trauma para korban.
Peristiwa yang melatarbelakangi bantuan ini adalah penyerangan menggunakan senjata tajam oleh seorang menantu berinisial DR (27) terhadap istrinya, anaknya yang masih balita, serta kedua mertuanya di Randusanga Kulon. Para korban sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Brebes akibat luka serius. Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian.
Sumber: Ketik.com, Radartegal.