Suarapantura.com - Sebanyak 5.000 santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Tegal mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal, Slawi, Kamis (22/10/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman.
Dalam amanatnya, Bupati Ischak mengajak para santri untuk tidak berhenti pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Kuasailah ilmu agama dengan baik, tetapi jangan berhenti mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Bangun kemampuan berpikir kritis, kembangkan kreativitas, manfaatkan teknologi secara bijak, dan tumbuhkan semangat kewirausahaan," ujarnya.
Menurut Ischak, santri tidak boleh cepat puas dengan penguasaan ilmu agama. Di tengah perubahan zaman, pesatnya perkembangan teknologi, dan keterbukaan informasi, pesantren dan santri dituntut adaptif. Ia menyebut tradisi keilmuan, akhlak, adab, dan kesederhanaan yang diwariskan pesantren sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.
