Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Bupati Tegal Jawab Keluhan Warga Cempaka soal Bansos, BPJS, dan Lampu Jalan

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: TargetNews.ID

Suarapantura.com - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menjawab langsung sejumlah keluhan warga Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, dalam program Bupati Tilik Desa pada Jumat (23/10/2026) malam. Dialog interaktif yang dimulai pukul 19.00 WIB itu menyoroti bantuan sosial (bansos), kepesertaan BPJS Kesehatan, dan penerangan jalan umum (PJU).

Mengenai bansos, warga mengeluhkan perubahan status penerima bantuan. Ischak menjelaskan bahwa penetapan penerima kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, pemutakhiran dan verifikasi data menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran. Warga yang merasa memenuhi syarat tetapi tidak lagi tercatat dapat mengajukan sanggahan melalui operator terkait, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), atau aplikasi Cek Bansos.

Untuk BPJS Kesehatan yang tidak aktif, Ischak menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menyiapkan pembiayaan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari APBD bagi warga kurang mampu yang memenuhi syarat. Setiap tahun, Pemkab Tegal menganggarkan sekitar Rp34 miliar untuk menanggung iuran 70 ribu warga miskin penerima BPJS gratis. Warga yang mengetahui tetangganya benar-benar tidak mampu diimbau berkoordinasi dengan bidan desa atau petugas terkait mengenai prosedur pengajuan.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Pada persoalan PJU, warga menyampaikan kebutuhan penerangan di Dukuh Binong. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal Elliya Hidayah menjelaskan ruas tersebut berstatus jalan kabupaten, sehingga usulan harus diajukan melalui surat resmi yang diketahui camat dan pemerintah desa. Ia berharap usulan itu dapat diproses pada 2027. Sejauh ini, Pemkab Tegal telah memasang PJU di sejumlah titik di Kecamatan Bumijawa, antara lain Jejeg, Cengini, Sudikampir, Batu Mirah, dan Senggang Sumbaga.

Selain tiga persoalan utama itu, warga juga mengusulkan perbaikan jalan, pavingisasi, pengairan untuk pertanian, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan bagi sekolah swasta dan lembaga pendidikan keagamaan seperti MI, MTs, madrasah diniyah, dan TPQ. Ischak meminta usulan yang membutuhkan anggaran diajukan melalui proposal atau surat resmi agar dapat dipelajari perangkat daerah sesuai kewenangan. Ia juga mengingatkan kebijakan efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah harus menentukan prioritas belanja secara cermat.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Isu penyalahgunaan obat di kalangan remaja, termasuk tramadol, turut dibahas. Menurut Ischak, obat tersebut semestinya digunakan sesuai indikasi medis dan resep dokter, dan penanganannya menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, sekolah, aparat penegak hukum, dan keluarga. Ia meminta orang tua menjaga komunikasi dengan anak agar mereka tidak mudah terjerumus perilaku berisiko.

Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pemenang lomba kebersihan dan keaktifan rukun tetangga (RT) serta penyerahan bantuan sembako secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada warga. Acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, serta pemerintah kecamatan dan desa. Bupati Tilik Desa merupakan agenda rutin Pemkab Tegal di 18 kecamatan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung, yang rangkaiannya meliputi pelayanan masyarakat, kegiatan olahraga, dan dialog interaktif.

Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa

Sumber: MercuSwaraNews, TargetNews.ID.

Tags:
#tegal#bumijawa#cempaka#bupati tegal#bansos#bpjs kesehatan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…