Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kepala BNN Kota Tegal Kunarto Ingatkan Bahaya Narkoba Lewat Podcast Radar Tegal TV

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: Disway Jateng

Suarapantura.com - Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kota Tegal dinilai sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan. Posisi kota ini sebagai jalur transit di Pantura membuat Tegal menjadi sasaran empuk jaringan peredaran zat terlarang, terutama yang menyasar generasi muda.

Untuk membahas kondisi tersebut, Radar Tegal TV menggelar podcast khusus bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Kunarto, pada Selasa (27/10/2026). Dialog itu dipandu langsung oleh Direktur Radar Tegal, M. Sekhun, dan mengupas fakta di lapangan, modus peredaran terbaru, serta langkah pencegahan di wilayah Tegal dan sekitarnya.

Dalam perbincangan itu, Kunarto menggambarkan Tegal sebagai wilayah yang rentan karena letak geografisnya. Kota ini menjadi pintu gerbang yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Barat, sehingga jalur transportasinya yang padat dimanfaatkan para pengedar. Ia menyebut Kota Tegal saat ini memiliki 21 tempat hiburan malam yang perlu diawasi.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Kelompok yang paling rentan, menurut Kunarto, adalah remaja dan usia produktif, mulai dari pelajar hingga pekerja muda. Faktor lingkungan, tekanan ekonomi, serta minimnya pemahaman tentang bahaya zat adiktif sering menjadi pemicu seseorang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Modus peredaran pun disebut kian bergeser ke ranah digital. Transaksi dilakukan secara daring melalui media sosial hingga sistem tempel. Adapun jenis narkoba yang paling sering ditemukan di Tegal adalah sabu yang masih dominan, obat-obatan terlarang dan tembakau sintetis yang marak dikonsumsi remaja karena harganya relatif terjangkau, serta psikotropika lain yang disalahgunakan tanpa resep dokter.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Kunarto mengingatkan, ancaman narkoba tidak hanya merusak fisik dan mental penggunanya, tetapi juga mengikis tatanan sosial dan berpotensi meningkatkan kriminalitas di tengah masyarakat.

Sebagai langkah penanganan, BNN Kota Tegal memaksimalkan tiga fungsi, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan penindakan bersama aparat penegak hukum. Salah satu fokusnya adalah kemudahan akses rehabilitasi bagi korban kecanduan. Kunarto menegaskan masyarakat tidak perlu takut melaporkan anggota keluarga yang kecanduan karena BNN menjamin kerahasiaan serta menyediakan fasilitas rehabilitasi medis maupun sosial.

Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa

Pencegahan, kata dia, harus dimulai dari lingkungan terkecil. Peran keluarga, satuan pendidikan, dan komunitas lokal sangat menentukan untuk membendung peredaran narkoba sejak dini.

Menutup podcast tersebut, Kunarto berpesan kepada warga, khususnya para pemuda, agar tidak pernah mencoba narkoba dengan alasan apa pun. Ia mengajak generasi muda Tegal menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berani menolak narkoba.

Sumber: Disway Jateng.

Tags:
#tegal#narkoba#bnn kota tegal#radar tegal tv#kunarto#rehabilitasi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…