Suarapantura.com - Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Tegal menyambangi SMK Negeri 2 Slawi untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada para pelajar. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan hari pertama Operasi Patuh Candi 2026 dan dikemas melalui program Polisi Peduli Pendidikan.
Melalui Kanit Kamsel Ipda Taufik Kusuma Wardhana, jajaran Polres Tegal menyampaikan edukasi secara langsung di lingkungan sekolah. Pendekatan kunjungan langsung ke sekolah atau Police Goes to School ini dipilih agar pesan moral dan hukum dapat diterima pelajar sejak dini, sebelum perilaku negatif berkembang.
Polisi menjelaskan, edukasi tersebut merupakan langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja. Tujuannya membentuk karakter pelajar yang disiplin, menumbuhkan kesadaran hukum, serta melindungi generasi muda baik di jalan raya maupun dalam pergaulan sehari-hari.
Sejumlah materi disampaikan dalam penyuluhan itu. Pelajar diajak menerapkan nol perundungan, baik secara fisik maupun verbal, serta saling menghormati antarsesama. Mereka juga diingatkan untuk menjauhi tawuran, geng motor, judi daring, dan pergaulan bebas.
Bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang turut menjadi perhatian. Selain itu, pelajar dibekali literasi digital agar lebih cermat memilah informasi, sehingga tidak mudah terjebak hoaks maupun kejahatan siber. Pesan tersebut disampaikan agar pelajar mampu menjaga diri dan lingkungannya dari pengaruh negatif.
Dalam hal tertib berlalu lintas, polisi menekankan sejumlah aturan yang berkaitan langsung dengan pelajar. Pelajar yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) diminta tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Balap liar yang melibatkan remaja juga menjadi sorotan, disertai imbauan untuk selalu memakai helm berstandar SNI.
Penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong dilarang, begitu pula bermain ponsel saat berkendara. Aturan-aturan tersebut disampaikan sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 yang mengedepankan edukasi bagi pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, Polres Tegal berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya. Edukasi sejak bangku sekolah dinilai menjadi bekal penting agar pelajar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, taat hukum, dan peduli terhadap keselamatan bersama.
Sumber: RRI.co.id dan jateng.disway.id.