Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Panen Raya Jagung di Wlahar Brebes, Wabup Wurja Dorong Petani Manfaatkan Harga Bagus

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: Portal Pantura

Suarapantura.com - Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar panen raya jagung yang dirangkaikan dengan Expo Jagung Pendekar Sakti di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lahan pertanian milik Dasrun itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja.

Kehadiran Wurja menjadi penanda dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian desa. Menurutnya, jagung bukan sekadar komoditas musiman bagi warga Wlahar, melainkan penopang utama perekonomian keluarga petani di desa tersebut.

Dalam arahannya, Wurja mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama mengoptimalkan potensi lokal. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas hasil panen, menjaga produktivitas, serta menekan biaya produksi agar usaha tani tetap menguntungkan dan berkelanjutan.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Momentum panen kali ini dinilai semakin berharga karena harga jagung di pasaran sedang berada pada posisi yang menguntungkan. Kondisi tersebut, kata Wurja, sebaiknya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh petani agar kenaikan harga benar-benar terasa dalam pendapatan keluarga, bukan hanya menjadi kabar baik sesaat.

Ia juga mengingatkan agar petani tetap cermat mengelola biaya operasional. Dengan tata kelola yang baik, keuntungan bersih dari hasil panen diharapkan tetap maksimal dan usaha pertanian bisa terus berjalan pada musim-musim berikutnya.

Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa

Selain seremoni panen, Expo Jagung Pendekar Sakti diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan dan memperluas jaringan kerja sama. Ajang itu sekaligus menjadi sarana mempromosikan potensi pertanian Desa Wlahar kepada khalayak yang lebih luas, sehingga produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar.

Kepala Desa Wlahar, Waryono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai jagung memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian desa, dan hasil panen yang baik ditambah harga yang menguntungkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan para petani.

Raih 91,94 Persen, Bapenda Tegal Kejar Piutang Tanah Bengkok demi Target PBB-P2 100 Persen
Baca Juga · Seputar Bregas
Raih 91,94 Persen, Bapenda Tegal Kejar Piutang Tanah Bengkok demi Target PBB-P2 100 Persen

Waryono juga menegaskan bahwa kemajuan desa tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan warganya. Karena itu, potensi lokal, termasuk pertanian jagung, perlu dikelola secara optimal agar memberi nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan mendorong Wlahar menjadi desa yang maju dan mandiri.

Suasana panen raya semakin meriah dengan penampilan tarian tradisional dari siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgom. Pertunjukan itu menjadi bagian dari kemeriahan acara sekaligus bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya daerah.

Melalui panen raya dan expo ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap produktivitas petani terus meningkat, potensi pertanian Wlahar semakin dikenal, dan peluang ekonomi yang tersedia dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap hasil panen lahir dari kerja keras, ketekunan, dan harapan petani untuk kehidupan keluarga yang lebih baik.

Sumber: Portal Pantura dan Harian Daerah.

Tags:
#brebes#wlahar#jagung#panen raya#petani#larangan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…