Suarapantura.com - Revitalisasi Pasar Kesambi di Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, menuai kritik tajam dari DPRD Kabupaten Tegal. Pembenahan pasar tersebut dinilai tidak tuntas karena hanya menyentuh bagian depan, sementara sisi selatan dibiarkan rusak dan dinilai membahayakan pedagang maupun pengunjung.
Kritik itu disampaikan H. Sudirman, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal, di kantor DPRD Kabupaten Tegal pada Kamis (5/11/2026). Sudirman yang merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan VI yang meliputi Margasari, Pagerbarang, dan Balapulang menyebut revitalisasi pasar dilakukan setengah-setengah dan terkesan tebang pilih.
Menurut Sudirman, bagian depan atau sisi utara pasar telah direnovasi dan dipercantik, tetapi bangunan lama di sisi selatan tidak tersentuh perbaikan. Kios dan los di sisi selatan dibiarkan rusak, dengan tiang penyangga dan atap yang rusak dan nyaris ambruk. Kondisi itu dinilai berisiko bagi keselamatan pedagang dan pengunjung, terlebih saat hujan turun sejumlah titik di sisi selatan tergenang.
Sudirman meminta Pemerintah Kabupaten Tegal segera menuntaskan revitalisasi secara menyeluruh dan memasukkannya dalam alokasi anggaran agar dapat diselesaikan pada anggaran berikutnya. "Jangan sampai menunggu pasar ambruk dan menimbulkan korban jiwa baru ada perhatian," ujarnya. Ia menegaskan persoalan ini menyangkut keselamatan manusia, bukan sekadar proyek fisik.
Ia juga menilai pedagang di sisi selatan diperlakukan tidak adil karena kios dan los mereka tidak diperbaiki seperti halnya sisi utara pasar.
Keluhan serupa disampaikan Jijah, pedagang di sisi selatan pasar. Ia mempertanyakan sampai kapan pedagang kecil harus menunggu perbaikan, sebab kondisi pasar yang rusak membuat dagangan mereka sulit laku. Para pedagang berharap pembenahan pasar segera dituntaskan secara menyeluruh.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Tegal pada tahun anggaran 2026 mengalokasikan Rp993 juta untuk pembenahan Pasar Kesambi, yang digunakan untuk memperbaiki deretan kios bagian depan, pembaruan atap, dan instalasi kelistrikan. Pasar Kesambi menjadi salah satu dari tujuh pasar prioritas yang dibenahi pada 2026, dari total alokasi Rp2,74 miliar.
Dalam laporan yang menjadi rujukan penulisan artikel ini, belum dimuat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tegal terkait kritik tersebut.
Sumber: Radar Tegal, Setda Kabupaten Tegal.