Suarapantura.com - Sebanyak 250 ibu hamil di Kabupaten Brebes mendapatkan layanan pemeriksaan kehamilan dan USG gratis dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit Bhakti Asih (RSBA) Brebes, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan janin sekaligus menekan angka stunting di Brebes.
Penyaluran bantuan dan layanan pemeriksaan dibagi ke dalam dua lokasi. Sebanyak 150 ibu hamil mengikuti kegiatan di RS Bhakti Asih utama di Jalan Pesantunan, Brebes, sedangkan 100 ibu hamil lainnya dilayani di RS Bhakti Asih Jatibarang.
Para peserta diperiksa langsung oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn). Selain pemeriksaan, mereka juga mendapatkan konsultasi kesehatan, edukasi gizi dan pencegahan stunting, serta paket bantuan berupa sembako, vitamin, dan susu khusus ibu hamil.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Di hadapan para peserta, ia menyampaikan bahwa dirinya saat ini juga tengah menjalani kehamilan yang memasuki usia empat bulan, sehingga ia dapat merasakan langsung apa yang dialami para ibu hamil.
"Saya senang sekali bisa hadir dan bertemu langsung dengan 250 ibu hamil di RS Bhakti Asih Brebes. Saya pun saat ini sedang merasakan hal yang sama. Usia kehamilan saya memasuki empat bulan," ujar Paramitha.
Paramitha mengapresiasi komitmen RS Bhakti Asih dalam mendukung program kesehatan pemerintah daerah. Menurutnya, kesehatan ibu hamil merupakan investasi masa depan Brebes, karena ibu yang sehat dan gizinya tercukupi akan melahirkan anak yang sehat dan terhindar dari stunting.
"Kesehatan ibu hamil adalah investasi masa depan Brebes. Kalau ibunya sehat, gizinya tercukupi, dan kehamilannya terpantau, maka anak yang lahir pun akan sehat dan terhindar dari stunting. Saya berharap CSR seperti ini bisa ditiru perusahaan lain," katanya.
Direktur Utama RS Bhakti Asih Brebes, dr. Gita Ika Irsatika, menyatakan program CSR ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial rumah sakit sekaligus dukungan terhadap program prioritas pemerintah daerah di bidang kesehatan ibu dan anak.
"CSR ini bukan sekadar bantuan sesaat. Kami ingin ibu hamil di Brebes mendapatkan pemeriksaan yang layak, edukasi gizi, dan pendampingan selama kehamilan. Harapannya, tidak ada lagi ibu hamil yang tidak terpantau hanya karena keterbatasan biaya," ujar dr. Gita.
Salah satu penerima manfaat, Siti Khusnul, ibu hamil asal Kecamatan Wanasari, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Ia mendapatkan pengetahuan baru tentang pemenuhan gizi selama kehamilan, termasuk kebutuhan vitamin dan protein.
"Acara CSR bagi ibu hamil dari Rumah Sakit Bhakti Asih ini menambah pengetahuan kami. Sekarang kami jadi lebih tahu gizi apa saja yang harus dipenuhi selama kehamilan," tutur Siti.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Brebes kepada perwakilan ibu hamil, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dan edukasi gizi. RS Bhakti Asih menyatakan akan terus bersinergi dengan Pemkab Brebes, Dinas Kesehatan, dan puskesmas dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak.
Sumber: Ketik.com, Beritakota.id, Info Bhayangkara