Gelar Pelantikan Kwaran, Kwarcab Kota Tegal Tegaskan Pramuka Tetap sebagai Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah
Ade Windiarto•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal menggelar pelantikan pergantian antar waktu (PAW) pengurus Kwaran Tegal Selatan dan Margadana sekaligus halal bihalal, bertempat di Sanggar Kwarcab Kota Tegal, Kamis 9 Mei 2024.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Kwarcab Kota Tegal, Kak Dr. M Jumadi, ST.,MM dan dihadiri oleh jajaran Mabicab, Pengurus Kwarcab, Andalan Kwarcab, Mabiran dan Pengurus Kwaran se Kota Tegal.
Ditemui usai pelantikan, Kak Jumadi mengatakan, bahwa pergantian antar waktu pengurus Kwaran Tegal Selatan dan Margadana karena ada pergeseran jabatan fungsional di Kota Tegal.
"Karena ada pergeseran jabatan fungsional di Margadana dan Tegal Selatan, maka pejabat Pemkot Tegal yang aktif sebagai Ketua Kwaran akhirnya di PAW. Alhamdulillah sambutan Pj Walikota juga bagus," ungkap Kak Jumadi.
Ditambahkan pula, tugas pengurus PAW yang baru saja dilantik akan berakhir pada 2025 mendatang. Sehingga diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
"Jadi inilah Pramuka, bagaimana menciptakan generasi muda yang luar biasa bagi bangsa Indonesia ke depan," tambah Kak Jumadi.
Menanggapi tentang Permendikbud Ristek Nomor 12 tahun 2024, yang menghapus Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah, Kak Jumadi menyebut Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah melayangkan surat ke Mendikbud Ristek agar dikembalikan seperti semula.
"Saya kira Pramuka merupakan satu-satunya kegiatan yang efektif dalam menciptakan generasi bangsa lebih baik, dari mulai kejujuran, kedisiplinan, gotong royong, budi pekerti, karakter, dan sebagainya ada disitu semua," jelasnya.
Kak Jumadi menegaskan, Pramuka jangan sampai dihilangkan karena sangat penting. Makanya di Kota Tegal harus berjalan seperti biasa tidak terpengaruh dengan Permendikbud Ristek Nomor 12 Tahun 2024.
Senada dengan Kak Jumadi, senior Andalan Kwarcab Kota Tegal, Kak Sipon Junaedi menyampaikan bahwa Pramuka adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi generasi muda.
"Pramuka jadi harapan bangsa, karena tunas-tunas bangsa munculnya di Pramuka. Maka mari kita kembangkan terus, karena ini satu-satunya wadah pembinaan karakter bangsa," tegasnya.
Sekretaris Kwarcab Kota Tegal, Kak Agung Santiaji juga menegaskan hal yang sama, karena sudah dibahas di tingkat pelatih bahwa kegiatan Pramuka tetap menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah.
"Dan Mendikbud Ristek sudah merespon dengan DPR RI sehingga kita tetap semangat," terangnya.***