Mukerkab PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024, Pembangunan Markas Jadi Salah Satu Agenda Prioritas
Ade Windiarto•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Pembangunan Markas baru PMI Kabupaten Tegal menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Kabupaten Tegal Tahun 2024, yang dilaksanakan pada Senin 13 Mei 2024, di Aula Gedung PMI Kabupaten Tegal.
Dalam Mukerkab PMI Kabupaten Tegal tersebut, hadir Dewan Kehormatan 5 orang, Pengurus PMI Kabupaten Tegal 15 orang, Pengurus PMI Kecamatan se Kabupaten Tegal 36 orang, Kepala Unit 2 orang, serta Koordinator Relawan 1 orang.
Disampaikan oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, bahwa Mukerkab merupakan agenda tahunan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
"Dimana setiap tahun PMI ditingkatan apapun harus menyelenggarakan musyawarah kerja. Tujuannya yakni untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya, merencanakan program tahun berikutnya dan menetapkan hal-hal penting lainnya," ungkap Iman Sisworo.
Ia juga menyebut, kedepan akan membangun markas PMI yang lebih besar. Karena gedung yang saat ini ditempati meskipun sudah bagus tapi untuk pelayanan Unit Donor Darah dan markas masih gabung.
"Jadi meskipun nanti pembangunan bertahap, sementara seadanya dana saat ini baru Rp500 juta, untuk tahun ini semoga bisa berjalan lancar," jelasnya.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo saat memberikan keterangan pers — Ade W/Suara Pantura
Terkait dengan pelayanan ambulan, Iman Sisworo mengatakan kendaraan ambulan di PMI Kabupaten Tegal saat ini sudah berusia tua. Sehingga perlu peremajaan.
"Insya Alloh setiap tahun kita akan mengajukan hibah kepada Pemerintah Daerah, mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi," ujar Iman Sisworo.
Ditambahkan Iman Sisworo, selain ambulan, masyarakat juga banyak yang meminta bantuan berupa kursi roda. Terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan maka akan dibantu.
"Kita akan selalu meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Dan saya harap masyarakat bisa mendukung program PMI Kabupaten Tegal supaya bisa membantu lebih luas lagi," tambahnya.
Lebih lanjut Iman Sisworo mengatakan PMI Kabupaten Tegal selama 6 tahun telah diaudit oleh auditor independen yang didatangkan dari PMI Provinsi Jawa Tengah.
"Hasil dari audit oleh tim auditor PMI Provinsi Jawa Tengah menunjukan bahwa PMI Kabupaten Tegal memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP)," terang Iman Sisworo.
Sementara dalam proses Mukerkab PMI Kabupaten Tegal yang dipimpin oleh Muji Basuki, berjalan dengan lancar baik dalam penetapan program kerja sampai penetapan anggaran pendapatan dan belanja.***