Tagline Bupati Gratis, KRT Rosa Mulya Aji Daftarkan Diri Bertarung di Pilkada Kabupaten Tegal 2024
Ade Windiarto•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Ketua Umum Kejawen Maneges, KRT Rosa Mulya Aji mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Tegal 2024-2029, ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, pada Senin sore 13 Mei 2024.
Dengan diiringi oleh ratusan pendukungnya, Rosa yang mengenakan kemeja merah dan jaket merah menyerahkan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Tegal untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Tegal 2024.
Penyerahan berkas diterima oleh Ketua Desk Pilkada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Rudi Siswanto beserta jajarannya, serta telah diverifikasi tahap awal dan dinyatakan lengkap.
Usai mendaftarkan diri, Rosa Mulya Aji menyampaikan bahwa dirinya mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Tegal 2024-2029 dengan tagline "Bupati Gratis" tanpa mahar.
"Artinya bahwa kami tidak akan membayar rekomendasi. Karena memang di partai tidak ada semacam itu, dan itu merupakan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Rosa, kepada awak media.
Ia menyebut, sebenarnya PDI Perjuangan dari dulu tidak ada rekomendasi berbayar. Dirinya juga yakin dengan dukungan masyarakat maka akan bisa memperoleh rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.
"Selain rekomendasi gratis, seharusnya tidak ada jabatan apapun yang bayar. Ketika kami mendapat mandat memimpin Kabupaten Tegal, semua jabatan gratis, dari kepala desa sampai kepala dinas harus gratis dan dibuatkan rekomendasinya," tegas Rosa.
KRT Rosa Mulya Aji memberikan keterangan kepada awak media — Ade W/Suara Pantura
Ditegaskan juga, dalam birokrasi maupun pencalonan apapun jangan sampai ada politik uang. "Tentunya kami akan tegas, dalam rangka mewujudkan kedaulatan rakyat," tambahnya.
Terkait dengan operasional politik, kata Rosa, seharusnya bisa dilakukan secara gotong royong. Ia juga belum menentukan untuk mendaftar sebagai calon bupati atau wakil bupati.
"Meskipun gratis bukan berarti kami tidak mau mengeluarkan uang sepeserpun, tapi kami akan mengedepankan gotong royong. Apapun rekomendasinya, baik bupati maupun wakil bupati harus diterima," terangnya.
Rosa menyampaikan, dirinya tidak akan mendaftar di partai lain, karena yakin siapa pun calon bupati dan wakil bupatinya, maka akan tetap mendukung yang mendapatkan rekomendasi.
"Kami rakyat kecil pun berhak untuk menjadi pemimpin, kalau ide dan pemikirannya bagus. Dan keberpihakannya jelas," ungkap Rosa.***