Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Gelar Bintek, Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Pastikan Operator PPDB Layani Masyarakat dengan Baik

Ade Windiarto•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Untuk mempersiapkan pelaksanaan proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) pada jenjang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal mengadakan bimbingan teknis (bintek) bagi operator yang akan bertugas selama proses PPDB di sekolah masing-masing.

Pelaksanaan bimbingan teknis bagi para operator PPDB SMP diselenggarakan di Aula Gedung PMI Kabupaten Tegal, pada Rabu 5 Juni 2024.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Drs. Al Fatah, M.Pd mengatakan, bintek operator PPDB SMP bertujuan untuk memberikan pemahaman dan bekal agar selama proses PPDB bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala.

"Karena kan operator tahun lalu banyak yang diganti, jadi kita harus memberikan bintek sehingga nantinya tidak ada kendala, meskipun sistemnya masih sama seperti tahun lalu. Yang jelas nantinya operator bertugas untuk melayani masyarakat dengan baik," ungkapnya.

Disebutkan Fatah, para operator yang mengikuti bintek sesuai dengan jumlah sekolah SMP yang ada di Kabupaten Tegal yakni 121 sekolah, dengan masing-masing mengirimkan satu orang.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

"Untuk tahun ini yang jelas ada penyempurnaan. Kita menggunakan transformasi digital, maka bagaimana semua berjalan sesuai aturan dan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Fatah.

Dinas Dikbud Kabupaten Tegal juga mempersilakan bagi operator SD untuk membantu proses pembuatan akun, tetapi untuk pilihan sekolah yang dituju tetap tergantung pada calon peserta didik (CPD) dan orang tua.

Adapun apabila ada calon peserta didik yang lupa user name dan sandi akun, Fatah menyatakan hal itu bisa dibuka kembali dengan menghubungi kepala sekolah SMP yang dituju maupun Dinas Dikbud Kabupaten Tegal.

"Dalam juknis sudah jelas bahwa masyarakat atau anak memilih sendiri, adapun ketika minta bantuan ke operator ya harus dilayani. Tetapi jangan sampai operator melakukan klik tanpa sepengetahuan orang tua atau calon peserta didik," tegasnya.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Ditambahkan Fatah, terkait penyebaran sekolah SMP yang ada di Kabupaten Tegal, diharapkan masyarakat bisa memahami bahwa semua sekolah sama, baik negeri maupun swasta.

"Pemikiran masyarakat kaitan sekolah favorit dan tidak favorit harus dihilangkan. Kalau dekatnya dengan sekolah swasta ya ngga apa-apa. Kalaupun mau ke negeri ya disediakan beberapa jalur," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, jangan sampai teknologi menjadi alasan membuat proses PPDB jadi susah. Karena menurut Fatah, teknologi sebenarnya justru untuk memudahkan sebuah pekerjaan.

"Ini sebenarnya untuk transparansi, akuntabel, termasuk tidak ada diskriminasi terhadap siapa pun, salah satunya anak-anak inklusi dan kebutuhan khusus serta beda keyakinan tetap kami layani," terangnya.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Fatah berpesan, jangan sampai ada anak putus sekolah hanya gara-gara akses teknologi yang sulit. Karena semua sudah disediakan secara maksimal oleh pemerintah lewat Dinas Dikbud.

"Tidak ada alasan anak putus sekolah. Kami melayani semua pihak dan berusaha meningkatkan IPM di Kabupaten Tegal, minimal wajib belajar 12 tahun," pungkasnya.***

 

 

Tags:
#dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten tegal#ppdb smp#bintek operator
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…