SuaraPantura.com - Hingga triwulan kedua tahun 2024, pelaksanaan pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Tegal sudah mencapai 55 persen. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto Rahardjo, di ruang kerjanya, pada Kamis 4 Juli 2024.
"Kalau dari pekerjaan fisik yang sudah kontrak maupun mulai pengerjaan dan sudah selesai sekitar 55 persen," kata Teguh.
Dijelaskan Teguh, DPUPR Kabupaten Tegal menargetkan semua pekerjaan akan selesai pada Oktober 2024. Kecuali ada anggaran perubahan, pihaknya akan menyelesaikan hingga akhir tahun.
"Harapannya kalau ada tambahan perubahan nantinya akan lebih ringan. Artinya sampai akhir tahun kita mengerjakan yang perubahan saja," jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun keluhan-keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan tetap ada, namun pihaknya terus berusaha melakukan pekerjaan secara kontinyu sesuai dengan anggaran yang telah disediakan.
"Kalau masyarakat ingin tahu kondisi jalan Kabupaten Tegal, bisa dilihat di website https://sijamblang.tegalkab.go.id, disitu kita update kondisi jalan," ungkap Teguh.
Dalam website tersebut, lanjut Teguh, masyarakat bisa melihat dua kategori jalan, yakni Mantap dan Tidak Mantap. Untuk warna kategori Mantap yaitu Hijau dan Kuning, sedangkan Tidak Mantap dilambangkan dengan warna Merah dan Orange.
"Disitu ada warna merah yang rusak berat dan orange yang rusak ringan ini disebut Tidak Mantap, kalau yang warna kuning artinya sedang dan hijau artinya baik, ini disebut Mantap," terangnya.
Disebutkan Teguh, kondisi terakhir saat ini kategori jalan yang Mantap sudah mencapai 77 persen, kemudian yang Tidak Mantap masih 23 persen.
"Kita menangani juga harus riil, mana yang harus pemeliharaan berkala dan mana yang cukup dengan pemeliharan rutin. Jadi strateginya seperti itu," tandasnya.***