SuaraPantura.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Secara Tatap Muka pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 dengan tema "Peta Kerawanan Pada Pemilihan 2024 di Kota Tegal", yang berlangsung di Hotel Karlita Kota Tegal, Selasa 20 Agustus 2024.
Komisioner Bawaslu Kota Tegal
Nur Aliah Saparida mengutarakan bahwa acara sosialisasi pengawasan pemilihan secara tatap muka pada pemilihan serentak untuk mengetahui peta kerawanan Pilkada 2024.
"Ayo kita sama-sama menjaga kondusifitas yang ada di Kota Tegal, tentu kita ingin pemilu berjalan aman, peta kerawanan ini diharapkan menjadikan alarm dalam pelaksanaan pemilu daerah," ujarnya.
Nur Aliah juga menyampaikan ada beberapa kerawanan yang terbagi menjadi tiga bagian, yakni kerawanan tinggi, kerawanan sedang dan kerawanan rendah.
"Kerawanan tinggi, di aspek ini adalah potensi perubahan suara di rekapitulasi suara. Dalam pemilu 2024 ada banyak kejadian di mana terjadi kesalahan penghitungan suara baik sengaja maupun tidak sengaja," kata Nur Aliah.
Menurutnya, kesalahan penulisan C1 salinan dengan C1 hasil yang diketahui pada saat pleno rekapitulasi tingkat PPK. Potensi kerawanan dalam kategori sedang ini ada dua indikator yaitu netralitas ASN dan perselisihan hasil pemilihan.
Sedangkan kerawanan rendah, lanjut Nur Aliah, yakni potensi kerawanan dalam kategori rendah di pemilihan Walikota dan Gubernur terdapat dalam aspek kampanye pemilihan.
"Kerawanan ini memiliki indikator terkait dengan hoaks dan kampanye negatif, pelanggaran pemasangan APK dan juga kampanye tanpa ber-STTP dan kampanye di luar jadwal," terangnya.***