SuaraPantura.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal berhasil menciptakan sebuah alat pendeteksi dini adanya banjir bernama FEWS. Alat ini diciptakan oleh Sunarto selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal.
FEWS (Flood Early Warning System) merupakan suatu alat yang dirancang untuk mendeteksi, memantau dan memberikan peringatan dini potensi banjir di suatu wilayah.
Sistem kerja alat ini terkoneksi dengan Android, sehingga operator sewaktu-waktu dapat melihat perkembangan indikator dan visual yang dibantu oleh kamera CCTV.
Disampaikan oleh Sunarto, proses pembuatan FEWS memakan waktu 2 bulan dengan dibantu relawan dari PMI Kabupaten Tegal.
"Sistem kerjanya memakai 3 indikator yakni hijau berarti aman, kuning hati-hati, merah berarti sudah level awas ditandai dengan bunyi sirine," kata Sunarto, pada Kamis 19 September 2024.
Untuk aplikasi yang digunakan dalam mengoperasikan FEWS yakni dengan menggunakan Aplikasi V380. Aplikasi ini memiliki banyak fitur.
"Ini terkoneksi terus dengan Android, sewaktu-waktu operator bisa memantau perkembangan sungai saat musim hujan. Sehingga apabila ada kondisi bahaya dapat segera menginformasikan kepada Sibat maupun pemerintah desa setempat," terang Sunarto.
Alat ini untuk pertama kali telah dipasang di sekitar Kalirambut Dukuh Bandungan Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja. Dalam proses pemasangan ada sebuah kesepakatan batas tinggi air agar bisa dikategorikan.
"Sesuai kesepakatan dengan pemerintah dan masyarakat setempat, untuk indikator hijau batasnya 5 meter, kuning 5,5 meter, dan merah 6 meter yang menandakan bahaya," jelasnya.
Sunarto berharap dengan adanya alat ini, kedepan masyarakat bisa waspada lebih dini apabila ada banjir, sehingga tidak ada korban jiwa.
"Harapannya masyarakat bisa merasa nyaman dengan alat ini, karena bisa mendeteksi lebih cepat dalam mengambil tindakan," ungkapnya.***