SuaraPantura.com - Kepala Desa Penusupan kembali didemo warga, Kamis 6 Maret 2025.
Mereka terdiri dari para Eks Pekerja Bongkar Muat (BM) Gudang alfa dan warga.
Demo yang berlangsung di Balaidesa penusupan itu berkaitan dengan Potongan upah 50 persen yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat desa yang sebagai ketua paguyuban BM Warhose penusupan yang bekerja sama dengan Gudang alfa yang bertempat di Desa Penusupan.
Dalam aksi yang diikuti oleh ratusan warga tersebut hampir saja ricuh karena tidak di temui oleh Kepala Desa, sehingga masa aksi merangsak untuk masuk ke kantor kepala desa yang di jaga oleh pihak kepolisian.
Dalam aksi tersebut 12 Ex Bm yang di potong upahnya oleh oknum kades membakar kaos kerjanya sebagai bentuk kekecewaannya atas upahnya yang di potong 50 persen.
Dalam tuntutannya, warga dan pekerja BM berharap agar di temui dan mendapat solusi baik dari BPD dan pihak Camat, agar bisa di memberhentikan oknum kades, karena tidak mencotohkan dengan baik sebagai tokoh publik.
Koordinator Aksi, Moh. Ibnu bahtiar menyebut Kepala Desa sebagai tokoh publik seharusnya memberikan contoh yang baik dan tidak bertindak semena-mena memotong upah tanpa sepakatan.
" Sebagai tokoh publik seharusnya memberikan contoh yang baik dan tidak bertindak semena-mena memotong upah tanpa sepakatan, apapun dalihnya pemotongan upah buruh adalah melanggar hukum," terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa belum memberikan statement.
***