SuaraPantura.com - Hadirnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyerupai lembaga negara Badan Intelejen Negara (BIN) di Kabupaten Tegal dinilai meresahkan masyarakat.
Pasalnya, oknum LSM tersebut berkeliaran baik di lembaga pemerintahan maupun masyarakat dengan memperkenalkan dirinya sebagai anggota BIN.
Selain itu, tak jarang oknum anggota LSM yang menyerupai lembaga negara itu menunjukan kepemilikan senjata yang belakangan ditengarai berjenis air softgun.
LSM tersebut bahkan kini diketahui sudah merekrut anggota dari kalangan ASN.
Salah seorang masyarakat, YO(43) menceritakan kepada redaksi pada Senin, 10 April 2023. Ia menuturkan bahwa dirinya pernah bersinggungan dengan oknum LSM tersebut.
Menurutnya, LSM tersebut memanfaatkan nama besar lembaga negara itu untuk kepentingan pribadinya seperti memperoleh proyek pemerintah, menakut-nakuti lembaga, bahkan menjurus ke pemerasan.
"Mereka memanfaatkan nama besar lembaga negara untuk kepentingan pribadi, dari memperoleh proyek pemerintah, menakut-nakuti lembaga, bahkan menjurus ke pemerasan," terangnya.
"Modusnya menunjukan kartu anggota yang logonya dimirip-miripkan dengan BIN, padahal hanya oknum LSM," tambahnya.
Dalam perkembangannya, salah satu LSM yang menyerupai BIN kini sudah merekrut banyak ASN di lingkungan Pemkab Tegal.
Menurut informasi, oknum LSM tersebut bahkan ada yang bebas menggunakan mobil inventaris milik Pemkab untuk kepentingan pribadi.
Hal ini menjadi fenomena buruk di lingkungan masyarakat terutama lingkup Pemkab Tegal.
"Iya mas, bahkan ada LSM yang bebas pakai mobil inventaris Pemkab untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, jelas ini melanggar prosedur aturan," ungkapnya.
YO juga menerima informasi bahwa ada mobil dinas milik Pemkab yang tak kunjung dikembalikan oleh oknum LSM yang memakainya tersebut.
Sementara dari pantauan tim di lapangan, hadirnya oknum LSM tersebut tidak hanya di tataran lingkup Pemerintahan Kabupaten Tegal namun juga hingga ke tingkat Pemerintahan Desa.
***