SuaraPantura.com - Sebagian Jalan Pantura yang melintasi wilayah Kota Tegal masih diselimuti asap hitam akibat kebakaran hebat kapal-kapal di Pelabuhan Kota Tegal Sabtu 29 Januari 2022 dinihari pukul 04.30.
Dari pantauan tim SuaraPantura.com hingga pukul 15.30 WIB asap hitam masih membubung dan tercium hingga sekitar radius 5 kilometer.
Sebelumnya, sejumlah kapal nelayan di Kota Tegal terbakar di Pelabuhan Kota Tegal.
Jumlah kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, dini hari hingga siang bertambah dari 13 menjadi 17 kapal.
"Sudah 17 kapal yang dilaporkan terbakar oleh pemilik kapal. Namun terus kita lakukan update, karena pemilik kapal ada yang tinggal di Jakarta dan Tegal," kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat di lokasi, Sabtu siang.
Banyaknya kapal-kapal perikanan yang bersandar di pelabuhan Kota Tegal tersebut karena tengah mengurus perijinan.
Aparat Kepolisian Resor Kota Tegal bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut Tegal, Jawa Tengah, dan Dinas Pemadam Kebakaran masih melakukan proses evakuasi belasan kapal yang terbakar di Pelabuhan Kota Tegal.
Proses evakuasi kapal sempat mengalami kendala karena di sekitar lokasi terbakarnya 13 kapal terdapat seratusan kapal yang sedang berlabuh dan kobaran api cukup besar.
"Saat ini, kami terus melakukan lokalisasi agar kapal yang sudah terbakar tidak merambah ke kapal lainnya. Ada seratusan kapal yang bersandar sehingga evakuasi kapal mengalami agak kesulitan," Ungkap Kepala Polres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat.
Menumpuknya ratusan kapal tersebut karena para nelayan sedang mengajukan perizinan melaut sehingga kapal disandarkan di lokasi pelabuhan setempat dan menyulitkan proses pemadaman kapal.
Pada proses pemadaman kapal terbakar itu, kata dia, melibatkan 11 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal, dan Pemalang.
Kebakaran itu diduga karena terjadi arus pendek di salah satu kapal. Dengan cepat api merembet ke kapal lain sehingga menimbulkan kobaran api yang cukup besar.
"Ada salah satu kapal yang diduga mengalami arus pendek listrik hingga terjadi percikan api, kemudian membakar," kata Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat, di lokasi kejadian.
Untuk kerugian akibat kebakaran itu sendiri belum bisa diperkirakan karena kobaran api masih berlangsung.
***