Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemerintah Dinilai Lamban, Warga Desa Bumijawa Kabupaten Tegal Tambal Sendiri Jalan Berlubang

Lovqiansyah Aladiyat N•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com – Warga Desa Bumijawa Kab. Tegal gotong royong menambal jalan berlubang pada Selasa, 22 Februari 2022.

Pasalnya sudah hampir enam bulan jalan penghubung antar desa tersebut dibiarkan rusak tak terurus.

Aktifitas berkendara pun terhambat, terlebih jika tergenang air. Pengendara jadi was was sebab jalan berlubang tertutup air, bahkan tak sedikit pengemudi sepeda motor yang terjatuh.

Penanganan yang lambat, tentu membuat pengguna jalan tidak nyaman.
Apalagi kerusakan diperparah dengan berseliwerannya kendaraan bermuatan berat sehingga infrastruktur Kabupaten Tegal tersebut semakin hari kian berongga.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Merespon hal itu, masyarakat sekitar berinisiatif memperbaiki jalan.
M. Fajrin selaku ketua RT menuturkan bahwa ia dan warganya melakukan penambalan mandiri karena tergerak membantu pengguna jalan agar selamat.

" Kerja bakti ini spontan saja dilakukan, tidak ada persiapan sama sekali. Bahkan beberapa orang juga ijin tidak masuk kerja untuk ikut membenahi jalan," Ungkapnya.

Fajrin dan para warga bermodalkan bahan material seadanya serta iuran seikhlasnya, sehingga kerja bakti tersebut bisa terlaksana.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

“Semoga saja kemandirian ini bisa membuat pengendara terhindar dari musibah” kata Fajrin.

Jalanan yang semula penuh lubang kini nampak rata. Banyak pengendara yang juga ikut senang dengan perbaikan tersebut.

Rama, salah satu pengendara mengaku berterima kasih sebab warga sudah membantu menurunkan resiko kecelakaan perjalanan para pengguna jalan.

Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa
Baca Juga · Seputar Bregas
Pemkab Tegal dan Kemendagri Genjot Enam Inovasi Sosial Desa

“Resiko perjalanan jadi menurun, mengingat jalanan disini ramai dari pagi sampai malam” ungkap Rama.

Sebelumnya Rama mengaku was was bila jalanan penuh lubang, terlebih jika melintas dimalam hari.

Minimnya penerangan membuat dirinya kaget saat melintasi lubang.

“Apalagi saat hujan turun dan berkabut, jarak pandang tentu terbatas. Terkadang pengendara jadi kehilangan keseimbangan kalau melewati jalan yang rusak” Ungkapnya.
***

Tags:
#jalan rusak#kabupaten tegal#bumijawa
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…