Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp4 Miliar untuk Tangani Banjir Bandang di Bumiayu. Buat Apa Saja?

Andri Susanto•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang Agus Ashari mengatakan, untuk penanganan banjir di Bumiayu Pemkab Brebes akan melakukan dua upaya. Hal tersebut ia ungkapkan saat bersama Bupati Brebes Idza Priyanti meninjau lokasi banjir bandang di Bumiayu, Minggu 27 Februari 2022.

Pertama penanganan tebing kali keruh, yang sudah dianggarkan sebesar Rp3 miliar dan sedang proses lelang. Kedua, untuk di Desa Kalinusu perbaikan tebing sungai juga sudah dianggarkan Rp1 miliar.

Kepala BPBD Brebes Nushy Mansyur menungkapkan, dalam penanganan awal pihaknya telah mengutamakan sisi kemanusiaan yakni evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar korban banjir seperti penyediaan konsumsi yakni beras, mie, pakaian, tikar di tiga tempat pengungsian.

Untuk penanganan darurat, BPBD juga telah mengasesment, untuk mengusulkan 13 rumah yang rusak ke pemerintah provinsi maupun pusat.

Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah
Baca Juga · Seputar Bregas
Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah

Nushy melihat ada satu hal yang harus ditangani serius yakni kerusakan di daerah atas. Masyarakat harusnya memahami karena sekarang banjir sudah merambah di Kali Sijampang, juga ada longsor.

“Mahkota longsor sudah merekah terlihat ratusan meter. Kalau ada hujan yang deras seperti perlu diwaspadai terjadinya longsor,” ungkap Nushy.

Demi kemaslahatan bersama, kata Nushy, masyarakat di atas harus memelihara pohon. Secara alami bisa saling bersinergi, yang selanjutnya menjadi taman nasional.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

Nushy mencermati, kalau kemiringan sungai sudah sangat terjal. Disamping itu, lima bendung juga sudah rusak, jebol semua. Akibata tidak ada keseimbangan, maka terjadi kerusakan alam Bumiayu.

Banjir Bumiayu terjadi Sabtu 26 Februari lalu akibat hujan lebat mengguyur wilayah Bumiayu sekira pukul 16.00 sampai dengan 18.15

Desa Kalierang yang dilintasi sungai Kali Keruh airnya meluap merendam ratusan rumah yang tersebar di 9 RT wilayah RW 01 dan 02 Krajan. Di wilayah RT 01/01, 3 rumah roboh diterjang banjir. Banjir juga berdampak di wilayah Dukuh Majapahit RT 06-09 RW.05 serta di RW 06 Pagenjahan.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

Untuk Desa Penggarutan, banjir melanda Dukuh Penggarutan tepatnya wilayah RT 01 RW 01. Ada 8 rumah yang terendam air paling tinggi sekitar 40 cm. Ada dapur seorang warga yang roboh, kandang Sapi roboh, dan banjir yang disertai lumpur juga melanda lokasi pemakaman. Area persawahan sekitat 10 hektar yang tanaman padinya sudah mulai menguning diterjang banjir.

Sementara di wilayah Desa Adisana khusus RW 01 dan RW 02 yang terdampak banjir. Ada 8 rumah di RW 01 yang terendam air sampai ke dalam rumah. Untuk RW 02 yang terdampak paling parah di jembatan jalan lingkar dan Perumahan Jabal Mina, 2 rumah dan 1 mushollah terbawa arus Kali Keruh.***

Tags:
#bumiayu#banjir bandang#bupati brebes#idza priyanti#pemkab brebes
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…