SuaraPantura.com - Mantan Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Suparno atau akrab dipanggil Bunda Sitha kini sudah bisa menghirup udara bebas.
Ia didakwa dalam kasus korupsi suap senilai 8,8 M berkaitan dengan jabatannya sebagai orang nomor satu di Kota Tegal pada waktu itu.
Berikut Profil Mantan Walikota Tegal, Bunda Sitha :
Memiliki nama lengkap Hj. Siti Masitha Soeparno, atau lebih dikenal dengan nama Bunda Sitha merupakan mantan Walikota Tegal yang menjabat sejak 23 Maret 2014, berpasangan dengan Drs. H. M. Nursholeh.
Bunda Sitha lahir di Jakarta, 10 Januari 1964. Dia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Moehamad Soeparno.
Sitha mengenyam pendidikan dasar dan menengahnya di Palembang, Sumatra Selatan.
Setelah itu dia melanjutkan pendidikannya di Thailand, Belanda, dan Amerika Serikat.
Masitha menamatkan pendidikan di Amerika dan Jerman. Tahun 1986, Masitha mengenyam pendidikan di School of Hotel Administration, Cornell University Ithaca, New York, Amerika Serikat.
Pada kurun 1983-1984, Masitha juga mengenyam pendidikan di Steigenberger Hotelfachschule Bad Reichenhall, Muenchen–Deutschland.
Berbagai penghargaan diterimanya, baik dalam kontes kecantikan ataupun penghargaan lain.
Di usia mudanya, Masitha pernah menjadi juara kepribadian dari Femina. Ia juga pada 1988 mendapat juara kedua putri ayu dari Yayasan Martha Tilaar.
Karirnya tergolong cemerlang. Ia pernah beberapa kali menduduki jabatan strategi di perusahaan.
Siti Masitha tercatat sebagai walikota Tegal perempuan pertama. Ia memenangi pilkada dengan perolehan sebanyak 49.434 atau 45,02 persen.
Sebenarnya Siti Masitha masih digadang-gadang untuk maju kembali sebagai walikota Tegal pada pilkada 2018.
Namun nasib berkata lain, Bunda Sitha terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Sitha diduga tersandung kasus dugaan suap perizinan infrastruktur di salah satu rumah sakit di daerah Tegal. KPK menangkap Siti sekira pada pukul 18.00 WIB di Rumah Dinasnya di Kompleks Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu, Tegal, Jawa Timur.
Ia diamankan usai mengikuti rapat evaluasi capaian kerja triwulanan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah di Adipura.
***