SuaraPantura.com - Widodo Joko Mulyono adalah Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Tegal.
Sebelum menjadi Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono adalah Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi.
Widodo Joko Mulyono melaporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) saat menjabat Sekda Kabupaten Tegal sejak 31 Desember 2017.
Widodo sendiri sudah mulai melaporkan harta kekayaannya sejak menjabat Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi pada tahun 2013.
Dari laporan LHKPN sejak 2017, kekayaan Widodo diketahui bertambah sekitar Rp2,4 miliar, tepatnya bertambah Rp2.409.276.740,-.
Berdasarkan laporan LHKPN yang dibuat Widodo, tahun 2017 kekayaannya Rp11.034.098.190,- kemudian tahun 2018 Rp11.043.898.190,- lalu tahun 2019 Rp12.721.300.080,- dan pada
tahun 2020 Rp13.443.374.930,-.
Dari LHKPN tahun 2020 yang ia laporkan pada tanggal 2 Maret 2021, diketahui ia memiliki harta berupa Tanah dan Bangunan senilai Rp3.719.929.000,- yang terdiri atas 7 bidang tanah dan bangunan serta 2 bidang tanah.
Widodo memiliki Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp532.000.000,- berupa 1 unit mobil Nissan Serena, 1 unit mobil Honda Jeep, 1 unit mobil KIA Rio, dan 2 unit sepeda motor Honda.
Selain itu ia juga memiliki Harta Bergerak Lainnya Rp124.150.500,- serta Surat Berharga Rp6.784.201.049.
Sekda Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono melaporkan memiliki Kas dan Setara Kas Rp2.582.158.381,-.
Ia tidak memiliki Harta Lainnya, dan melaporkan memiliki Hutang Rp299.064.000,-.
Bila dihitung, total kekayaannya berjumlah Rp13.742.438.930,- namun karena memiliki hutang Rp299.064.000,- maka total kekayaannya menjadi Rp13.443.374.930,-.***