SuaraPantura.com - Semakin tingginya angka pengangguran di Kota Tegal membuat Disnakerin melakukan terobosan sebagai upaya mengurangi jumlah pegangguran.
Disnakerin Kota Tegal berencana akan meluncurkan program ini pada Selasa 17 Mei 2022.
Dengan program ini Disnakerin Kota Tegal berharap dapat mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tegal.
Seperti dikutip dari KABAR PESISIR pada artikel berjudul "Anda Masih Nganggur, Cari Kerja, Hadiri Job Cafe Disnakerin Kota Tegal", Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian atau Disnakerin Kota Tegal bakal menggelar sebuah program sebagai upaya membuat terobosan mencarikan solusi bagi para pencari kerja di Kota Tegal dengan melaunching sebuah program dengan nama Job Cafe.
Program Job Cafe dengan konsep Antareja (Layanan Antar Kerja) bertemakan 'nongkrong karo luru pegawean' tersebut akan di launching di halaman Kantor Disnakerin Kota Tegal Jl. Hangtuah, Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, pada hari Selasa, 17 Mei 2022 pukul 19.00 WIB
Program Job Cafe yang akan diadakan setiap hari, dari mulai Senin-Jumat pukul 19.00 WIB sampai pukul 21.30 WIB siap melayani selain informasi lowongan kerja juga petugas dari Disnakerin Kota Tegal siap melayani kendala-kendala administratif bagi pencari kerja yang akan melamar pekerjaan.
Beberapa layanan yang akan dipandu bagi para pencari kerja antara lain: seputar Informasi Lowongan Kerja, Strategi Mengerjakan Soal Psikotes, Cara Membuat Lamaran Kerja, Cara Membuat Curiculum Vitae, Kesiapan Menghadapi Interview serta Cara Membuat Business Plan untuk Berwirausaha.
Kepala Disnakerin Kota Tegal, R. Heru Setyawan, S.IP, MM mengatakan pada Jurnalis Kabar Pesisir bahwa pihaknya menyediakan layanan itu semua diberikan secara gratis kepada para pencari kerja.
"Job Cafe ini dimaksudkan sebagai langkah edukatif, memotivasi serta menggerakkan para pencari kerja menghadapi tantangan kerja kedepan yang semakin ketat dalam berkompetisi," ujar Heru, Senin, 16 Mei 2022.
Menurutnya kehadiran BPJS dalam Job Cafe juga akan berperan mengedukasi pada para pencari kerja tentang jaminan kehilangan pekerjaan juga para pencari kerja akan diajari mengenai pelatihan dan tindak lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa Disnaker juga akan memandu calon pebisnis yang ingin berwirausaha untuk menguasai wawasan tentang business plan dan bahkan akan membantu akses permodalannya terutama karena banyak perbankan yang sudah siap membantu.
"Juga akan diajari oleh ahlinya seperti konsultan, psikolog dan lainnya yang berkompeten dibidangnya," tambah Heru.
Nantinya para calon pebisnis juga akan dipandu bagaimana menentukan posisi, brand, produk yang dijual serta bagaimana seorang pebisnis melakukan perhitungan bisnisnya.
Heru Setyawan merasa prihatin dengan mindset anak-anak muda para pencari kerja yang dalam rangka mencari kerja masih lemah dalam membangun atau upgrade mental diri untuk bekerja diluar kota.
"Mereka banyak pilih-pilih kerja dengan mindset kerja seadanya didalam kota. Dengan Job Cafe, kita harapkan dapat mengubah mindset mereka. Kami ingin menekan angka pengangguran dengan memberikan perhatian pada anak-anak muda dalam komunikasi langsung, memberi terapi sesuai dengan psikotes mereka tentang kecenderungan, kelemahan mereka yang nantinya didorong pada pilihan posisi apa," pungkas Heru.*** (Kabarpesisir.com/Anis Yahya)