Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Uniknya momen Idul Adha di Kajongan Desa Kesadikan Tarub Kabupaten Tegal

Novia Fuji Astuti•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com- Hari raya Idul Adha merupakan hari raya qurban. Hari raya Idul Adha identik dengan momen penyembelihan hewan qurban. Umumnya hewan qurban yang digunakan adalah kambing dan sapi.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu desa di Kabupaten Tegal. Tepatnya di pedukuhan Kajongan, desa Kesadikan kecamatan Tarub.

Ketika Idul Adha tiba, pedukuhan kecil yang tak seberapa luas ini dipenuhi dengan suara kambing dan sapi.

Hampir setiap tahun, warga dukuh Kajongan selalu berhasil menyediakan hewan qurban dengan jumlah yang fantastis. Tahun ini, jumlah hewan qurban di dukuh Kajongan adalah 103 ekor kambing dengan ditambah 4 ekor sapi.

Dengan jumlah yang begitu banyak, ketua panitia Idul Adha tahun ini, Bapak Sohirun membuat beberapa teknis kerja yang mengatur kinerja tiap anggota panitia.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

Teknis kerja yang terstruktur sangat memudahkan para anggota panitia dalam bekerja, dengan kata lain tiap anggota sudah mengerti tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sehingga semua anggota akan bekerja sesuai tugasnya dan bergerak sesuai tanggungjawabnya.

Dari mulai pendaftaran, para pengqurban atau warga yang hendak berqurban dikenakan biaya Rp.150.000 perekor kambing, biaya tersebut akan digunakan sebagai biaya tenaga jagal, tenaga penetel, hingga biaya konsumsi serta operasional para pekerja.

Para penetel berasal dari RT yang mengirimkan perwakilan warganya sebanyak 6 orang. Di dukuh Kajongan sendiri terdiri dari 10 RT, sehingga seluruh penetel berjumlah 60 orang.

Sementara itu, penjagal atau petugas penyembelih berjumlah 5 orang terdiri dari para ustadz setempat yang sudah biasa dalam hal penyembelihan.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

"Ada 5 orang penyembelih, Ustad Asmawi Ali, Ustadz Mashuri, Ustadz Nasori, Ustadz Usman, dan Ustadz Bunyamin." Ungkap Ketua Panitia Sohirun, Minggu (10 Juli 2022)

Estimasi waktunya adalah 6 jam, dari awal dimulai penyembelihan hingga siap didistribusikan. Mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Bertempat di pelataran Masjid Darussalam yang luas, prosesi penyembelihan dan menetelan dilakukan.

Setelah disembelih, kambing akan dikuliti dan diteteli oleh petugas penetel dan dikumpulkan menjadi satu. Daging kambing disatukan dengan daging kambing lainnya. Begitupun dengan daging sapi.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Menurut Sohirun, proses pendistribusian akan dilakukan setelah semua prosesi selesai, satu kartu keluarga (KK) mendapat jatah satu bagian. Satu bagian tersebut terdiri dari tiga bungkus, satu daging kambing, satu daging sapi, dan satu lagi tulang belulang.

"Satu KK mendapat satu bagian, dan yang sudah terdata di Kajongan ada 1004 Keluarga. Jadi semua ini akan dibagikan untuk semua keluarga tanpa kecuali". Ujarnya.

Namun, untuk kepala kambing yang jumlahnya 103 hanya dibagikan kepada para fi sabilillah yang berada di pedukuhan. Seperti para guru, ustadz maupun ustadzah di madrasah, TPQ, dan ketua pengurus mushola yang ada di dukuh Kajongan.

Sedangkan kulit hewan qurban akan dilelang, dan uang hasil lelang akan dimasukkan ke kas Masjid.

Demikian uniknya momen Idul Adha di pedukuhan Kajongan, desa Kesadikan kecamatan Tarub, kabupaten Tegal.

Bagaimana momen Idul Adha di tempat Anda? ***

Tags:
#idul adha#hewan qurban#panitia#tegal#daging sapi#daging kambing#kajongan#tarub
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…