SuaraPantura.com - Kejadian penembakan yang menewaskan seorang pria di Desa Pedeslohor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengagetkan warga setempat.
Pasalnya, korban meninggal bernama Casmari yang berprofesi sebagai penjual nasi goreng diduga tewas ditembak adiknya sendiri yang berprofesi sebagai penjual ketoprak.
Penembakan terjadi pada hari Selasa, 30 Agustus 2022 sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna. Seorang saksi, kata Vonny, mendengar suara letusan dan melihat korban keluar dari rumahnya memegang kepala yang terluka.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Singkil untuk mendapatkan perawatan. Namun nyawa korban tak tertolong.
Kepala Desa Pedeslohor Sunardi membenarkan ada peristiwa tersebut tepatnya di RT 21, RW 5, Pedeslohor.
Menurut Sunardi, rumah korban selama ini kosong dan hanya dihuni sewaktu- waktu. Pasalnya, korban dan adiknya diketahui pergi merantau.
"Rumah korban itu sering kosong, dan sewaktu -waktu adik dan kakak itu pulang ke rumah itu. Di saat pulang juga tidak terdengar oleh tetangga, tapi malah dengar kabar seperti ini," kata Sunardi.
Sunardi mengatakan, peristiwa itu kini sedang ditangani pihak kepolisian. "Untuk saat ini kejadian ini dalam penyidikan pihak berwajib," pungkas Sunardi.
Polres Tegal lantas bergerak cepat menangkap pelaku penembakan yang menewaskan seorang warga di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal tersebut.
Pelaku ditangkap setelah sempat kabur ke wilayah Brebes.
Kasatreskrim Polres Tegal AKP Vonny Farizki menyebut terduga pelaku yang ditangkap tersebut yakni Dirto (30), adik korban. Penangkapan dilakukan di wilayah Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Belum diketahui senjata jenis apa yang digunakan pelaku penembakan. Polisi kini masih mendalami motif dari penembakan yang dilakukan seorang adik kepada kakak kandunganya tersebut.
***