SuaraPantura.com - Saat publik sedang terpaku dengan kasus penembakan Brigadir Yoshua yang menjerat Ferdy Sambo, kini publik sedikit teralihkan ke peristiwa serupa yang terjadi di Tegal, Jawa Tengah.
Seorang penjual nasi goreng dilaporkan tewas tertembak di bagian kepalanya.
Yang mengejutkan lagi, pelakunya merupakan adik korban yang melakukan penembakan tersebut atas perintah ayahnya.
Adalah Casbari (40), penjual nasi goreng asal Tegal, Jawa Tengah, tewas ditembak.
Pelaku penembakan ternyata adik kandungnya bernama Dirto (34), yang mengaku diperintah ayah kandung keduanya bernama Tarwad.
Dalam jumpa pers Polres Tegal, Dirto mengaku diberi uang sebesar Rp 6 juta oleh bapaknya untuk membeli senapan angin.
Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan, peristiwa penembakan terjadi pada Selasa siang (30/8/2022).
Saat itu korban baru saja menemui adiknya, Dirto (38) yang baru pulang dari Jakarta. Saat korban berbalik badan, tersangka menembak kakaknya dari jarak tiga meter menggunakan senapan angin.
Korban sempat menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Adiwerna. Namun akhirnya meninggal dunia akibat luka tembak di kepala belakang tembus kerongkongan.
Dirto mengaku menembak korban karena diperintah bapaknya, Tarwad (55).
Saat dihadirkan dalam pers rilis di Mapolres Tegal, motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut adalah Tarwad mengaku kesal terhadap korban yang merupakan anak pertamanya. Tarwad menyebut korban sejak kecil selalu bikin susah keluarga.
***