SuaraPantura.com - Satu set mesin ATM BRI unit Gumayun Kabupaten Tegal hilang digondol komplotan begal ATM.
Aksi para pelaku ini sempat terekam CCTV di lokasi kejadian.
Hal ini dijelaskan oleh Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, melalui Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky yang menyebutkan bahwa polisi kini sudah mengantongi informasi para pelaku.
"Dari Rekaman CCTV kita identifikasi ada 4 orang," terang AKP Vonny pada Rabu, 14 September 2022.
Peristiwa diketahui bermula pihak vendor PT Bringin Gigantara di Pemalang menangkap sinyal mesin ATM di lokasi mengalami offline.
Selanjutnya, memberitahukan kepada vendor di Tegal sekitar pukul 04.40 WIB perihal mesin ATM di lokasi yang offline.
Mendapat laporan tersebut, dua petugas vendor Tegal yang sedang melakukan perbaikan di ATM Margasari langsung melakukan pengecekan sekitar pukul 05.15 WIB.
Saat pengecekan di lokasi rupanya 1 set mesin ATM beserta isinya sudah raib. Petugas ventor tersebut akhirnya melaporkan hal ini ke atasannya dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Mengenai kerugian akibat aksi tersebut, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa terdapat uang sebesar Rp 110juta di dalam ATM.
"kerugian satu set mesin ATM yang didalamnya terdapat uang tunai kurang lebih sebesar Rp 110 juta rupiah," terangnya.
Kini polisi tengah memburu pelaku yang disinyalir merupakan residivis komplotan begal ATM jaringan Jakarta dan Bekasi.
***