SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN UIN Gusdur gandeng Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Perdagangan Kabupaten Tegal menggelar Pelatihan Digital Marketing.
Pelatihan Digital Marketing ini diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Home Industri di Desa Mangunsaren Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, dan digelar pada Minggu, 23 Oktober 2022.
Kegiatan yang mengambil tema “Mari Membangun Bisnis yang Lebih Baik dengan Tips dan Trik Pemasaran Digital Saat Ini”, diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam memasarkan produk dagangan berbasis digital.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Pelatihan Digital Marketing, Defia Suci.
“Kegiatan ini merupakan suatu wadah untuk memfasilitasi pelaku UMKM yang ada di Desa Mangunsaren, agar kemampuan mereka dalam memasarkan produk lebih meningkat lagi, sehingga produk dan bidang usahanya lebih dikenal luas, mereka juga lebih profesional, dan kedepannya produk-produk mereka lebih berinovasi lagi,” ujar Defia saat diawawancarai.
Kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Mohamad Ali Imron yang merupakan Staf Bidang UMKM Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal. Ia menjelaskan tentang pengertian pemasaran online, alasan bisnis wajib go online, manfaat pemasaran online, peran media online dalam perkembangan bisnis, serta tips menjual produk secara online.
“Kunci untuk menjadi pengusaha yaitu jujur dan amanah, InsyaAllah banyak konsumen yang percaya. Jika sudah siap menjadi pengusaha, fokus pada satu produk, konsisten, ulet, dan telaten. Dan perlunya pemasaran online itu, yang pertama untuk menjangkau pasar lebih luas, meminimalisir kehilangan market atau pasar, dilihat juga dari pertumbuhan pengguna internet yang kian masif, menjadi lebih profesional, dan masih banyak lagi,” jelasnya.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku UMKM sebagai bentuk legalitas atas bidang usahanya.
Kepala Desa Mangunsaren, Warmo Sagita yang turut hadir dalam kegiatan pelatihan ini mengatakan berencana membuat suatu wadah yang di dalamnya memuat semua pelaku usaha, tujuannya agar anak muda yang ingin belajar bisa datang dan belajar di sana.
“Nantinya, Insya Allah saya akan memfasilitasi suatu wadah dimana di dalamnya ada beberapa pelaku UMKM yang bisa memberikan pelatihan kepada anak-anak muda yang mau belajar, seperti pengolahan jamur, dan lain-lain,” ujarnya.***