SuaraPantura.com - Beberapa Alat berat disinyalir kembali turun untuk menambang batu di Daerah Aliran Sungai Kali Gung Tegal.
Hal ini disampaikan oleh IW(32) salah satu warga Desa Danawarih Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal pada Selasa 9 November 2022.
Ia menyampaikan bahwa alat berat tersebut nekat kembali turun di Daerah Aliran Sungai untuk mengeruk batu disana.
"Dari yang kita lihat sudah ada sekitar 2 alat turun di sungai Kali Gung Tegal, tepatnya di Desa Danawarih," ungkapnya kepada redaksi.
Sebelumnya,Kelompok seniman dan pegiat lingkungan yang tergabung dalam wadah bernama 'BLAKASUTA' juga mengecam keserakahan para oknum pengusaha maupun koorporasi yang menjarah batuan Kali Gung Tegal.
Oknum pengusaha maupun koorporasi diketahui dengan serakah menurunkan alat berat ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Gung Tegal untuk mengeruk batu disana.
Sebelumnya, melalui Manifesto Lingkungan 'Selamatkan Kali Gung Tegal', Kelompok Blakasuta yang terdiri dari seniman, aktivis dan pegiat lingkungan Jawa Tengah mengecam sikap Bupati Tegal maupun DPRD Kabupaten Tegal yang dinilainya Buta dan Tuli terhadap persoalan lingkungan di Kabupaten Tegal terutama dalam kasus penjarahan batuan Kali Gung.
" Mengecam Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal baik DPRD Maupun Bupati Tegal yang Buta dan Tuli terhadap persoalan lingkungan." Tulis manifesto lingkungan Blakasuta tersebut.
Adapun isi Manifesto lingkungan Blakasuta ini secara lengkap sebagai berikut :
Kami Komunitas BLAKASUTA yang terdiri dari Seniman, Jurnalis, Pemerhati Lingkungan dan Sosial, bersama ini menyatakan sikap :
1. Satu Komando Terhadap Gerakan Selamatkan KALI GUNG TEGAL
2. Mengecam segala bentuk keserakahan pengusaha busuk baik korporasi maupun perseorangan yang dengan sengaja menurunkan alat berat untuk menjarah batuan Kali Gung Tegal.
3. Mendorong Pihak Kepolisian mengusut tuntas aktor dan mafia pengrusakan lingkungan KALI GUNG Tegal
4. Mengecam Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal baik DPRD Maupun Bupati Tegal yang Buta & Tuli terhadap persoalan lingkungan.
5. Mendorong dibentuknya Tim Khusus Kajian Lingkungan guna mengkaji tragedi ambruknya beberapa rumah warga di Desa Kajen Kabupaten Tegal.
TTD.
BLAKASUTA
Manifesto tersebut dibuat melalui petisi di change.id dan sudah ditandatangani ratusan orang.
***